Thursday, September 29, 2011
Sebuah Pesan Yang Indah dari Seorang Sahabat
Bismillahirrahmanirrahim...
Jika kita MENGELUH "tak mungkin",
Maka Allah menjawab "Jk Allah menghendaki sesuatu cukup berkata JADI maka JADILAH dia" (Qs. Yassin:82)...
... Jika kita MENGELUH "Saya terlalu LELAH",
Maka Allah menjawab"Aku ciptakan TIDURmu untuk ISTIRAHATmu"(Qs An naba:9)
Jika kita mengeluh "saya tak sanggup lg",
Maka Allah menjawab "Allah tidak membebanka sesuatu pd seseorang melainkan sesuai dg kemampuannya" (Qs. 2:286)
Jika Kita mengeluh "saya STRESS",
Maka Allah menjawab"dg DZIKIR maka HATI menjadi TENANG)
(Qs. Ar ra'ad:28)
Jika kita mengeluh"tak ada GUNAnya",
Maka Allah menjawab "mk barang siapa yg mengerjakan KEBAIKAN seberat dzarrah,niscaya ia akan melihat KEBAIKANnya" (Qs. Al zalzalah:7)
~sebuah pesan yg Indah dari seorang sahabat~
Saturday, September 24, 2011
Tuesday, September 13, 2011
aku menulis dan terus menulis...
aku menulis dan terus menulis...
then I browse every second of my delusional life ... life that led me capable of stringing every word of every beating heart.
aku menulis dan terus menulis...
and will write all the details of the journey of my life is so incredible ..
that the gods gave to me ...
aku meulis dan terus menulis...
if every drop of dew You asked 'how long'? he replied ... until my time comes, when the record my destiny in Lawh Mahfouz lived in this world ends.
aku menulis dan terus menulis...
and my happiness is in here, when I need a friend to tell my story, when i have convey my wishes to HIM, and when I just want to write ...
aku menulis dan terus menulis...
I found the new 'RUANG' in my life. They came like a sunrise that every detail was constantly emit light across the earth, like a tributary that flows over to me, so cool ... like a flick of a beautiful butterfly wings to fly among the flowers in the garden of heavenly ...
aku menulis dan terus menulis...
whatever it is .. not restricted space and time ...
*And I'll keep writing, stringing words that are not so beautiful, with great hope, someday these writings could be useful for all ... : D*
Monday, September 12, 2011
Melirik Tulisan Lama
Malam ini,
diselimuti kegalauan yang mendalam akan berita duka dari kampus merah, saya pun berniat sedikit melirik isi laptop saya.
teringat iklan salah satu permen mint : *Ini TV, ini laptop. dari pada nonton TV, mending nonton LAPTOP ! #ehh..garing.....:-&*
yah..begitulah pokoknya.
daripada kesulitan mencari jejak jejak penyebab pertikaian itu, lebih baik saya ngeblog !
dan kali ini, saya betul-betul GALAU !
karena yang akan menjadi postingan saya kali ini adalah tulisan lama (sekitar hampir sebulan yang lalu), yang belum saya posting karena apa daya PULSA pun tak mencukupi untuk mengisi modem. :(
Bismillahirrahmairrahiim,
Let me start it...
(mudah-mudahan saya tidak meneteskan airmata lagi...#huallah..lebaynya...)
"Ramadhan in Sorowako"
Alhamdulillah, minggu ini adalah minggu ke-3 saya Ramadhan di sorowako, sekaligus menjadi minggu terakhir saya dan beberapa teman-teman coops 16 bermukim di tempat bersejarah dan penuh kenangan ini.
Ada banyak cerita, pengalaman, kesan dan pembelajaran yang saya dapatkan dari sini. 5 bulan lebih saya dan teman-teman merantau ke kampung orang, belajar sambil bekerja di perusahaan tambang internasional (PT.INCO), mencari jati diri dan mengenal begitu bnyak orang-orang baru, begitu mengesakan sekaligus membanggakan.
Ini pertama kalinya saya menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan jauh dari orang tua, ibu, akmal dan nuni, dan putra.
Biasanya hanya adik saya putra yang harus pergi jauh setiap Ramadhan tiba, manjadi imam taraweh di tempat orang dan tidak ikut berlebaran bersama kami. Dan tahun ini adalah saya ikut-ikutan, ditakdirkan berpuasa dan menikmati suasana ramadhan baru di ujung utara provinsi Sulawesi selatan ini.
Yah Ramadhan kali ini sangat berwarna…
Walaupun 5 hari pertama puasa saya tidak bisa berpuasa bersama teman-teman di sumba (jangan tanya mengapa? Hhe) tapi 5 hari itu pun bisa terlewatkan dengan menamani si susan nonton sinetron “DUDUK DI ATARA DUA SUJUD” eh salah… “DARI SUJUD KE SUJUD”… dan tentunya “KHALIFAH dan KHADIJAH”, is it right? Dan 2 sinetron tersebut berhasil membuat saya KETAGIHAN. Hahhaha :D
Dan Alhamdulillah untungnya saya tidak ketagihan dan ketergilaan dengan itu semua. (jika TIDAK? GAWAT! Saya pasti akan sangat sering tidak Taraweh-an di masjid)
Setelah perjuangan TIDAK berpuasa selama 5 hari, ALLAH kemudian masih memebrikan saya kesempatan untuk mulai menikmatinya pada hari ke-6, dan pada saat itu pula kami mengadakan buka puasa pertama BARENG COOPS 16 beberapa kk2 kontraktor di sumba, dengan menu utama SOTO AYAM+es pisang ijo J DENGAN BUDGET yang sangat dipaksakan, hhe :p
Sungguh nikmat :D
Salah satu yang paling beda adalah saat sahur yang tidak seperti biasanya. Bangun pukul 3.30 kemudian dilanjutkan dengan TAHAJJUD berjamaah. :D dan saat-saat seperti inilah yang paling tidak akan bisa saya lupakan. Hingga beberapa kali saya meneteskan airmata yang tidak BIASA. Dan saat-saat seperti inilah juga yang membuat kerinduan saya pada ibu saya MEMBUNCAH, jika di rumah (Makassar) setiap pukul 3 subuh saya dan ibu menikmati detik2 kedekatan kami pada ALLAH. Dan disni, walaupun jauh dari IBU, Alhamdulillah ternyata saya masih memiliki teman-teman yang super dahsyat yang mau menemani saya ke jalan ISTIQOMAH yang Insya ALLAH berujung SURGA, amin…
dan masak dan menikmati makan sahur bersama seadanya…J subhanallah, begini nih kehidupan anak coops nan jauh dikampung orang, hhe :p
yah..
Ramadhan kali ini juga bnyak mendatangkan berkah. Undangan buka puasa bersama bertubi2 datang pada kami, yah..dengan penuh keikhlasan dan keSENANGan lahir batin kami menerimanya dengan lapang dada. OF COURSE ! GRATISAN ! hhe :p
(nggak di undang saja datang, apalagi kalau di undang..hhe)
Dan satu lagi yang turut meramaikan Ramadhan kali ini adalah kedatangan teman-teman COOPS XVII J, tika, muti, dede, kak renii dan neng intan, roma, musa, au, udin, anto, kak mukhlis, Rahmat, sakka, eky dll yang sangat bnyak dan tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu. Dan jadilah sorowako diramaikan dengan COOPS dari UNHAS yang bejibun.
Luar biasalah pokoknya.
Ramadhan kali memang betul-betul berbeda dan penuh warna J
Dan satu lagi, minggu ini adalah minggu terakhir saya dan teman-teman coops xvi dapat menikmati keindahan ramadhan di kota mungil sorowako ini, farewell yang dirangkaiakan dengan buka puasa bersama rekan-rekan kerja dan teman-teman baru selama di sorowako menjadi salah satu momentum silaturrahmi terakhir saya dan teman2 selama disini. Kami sangat bahagia, walaupun ada beberapa undangan yang tidak bisa hadir dalam acara ini, semangat dan luapan perasaan senang teman2 coops xvi semua terpancar disni…
![]() |
| foto bersama COOPS MACO setelah farewell yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama kami :) |
![]() |
| siap setiap saat di depan kamera !!! :D |
Yup. Dan masih beberapa hari lagi sebelum pulang, perasaan mengharu biru antara senang dan sedih kembali membuncah.
Sedih,
- Karena harus meninggalkan teman-teman dan saudara(i) baru disini,
- - Karena nggak ada lagi Renang alias berendam di pantai ide, rafting ke pulau kucing, nyebrang ke desa Nuha, main main kayak, tiba masa tiba akal ke mata buntu.
- - Karena tak ada lagi tm event one vale, tak ada lagi rhytem of the night dengan tarian ala coops yang sungguh luar biasa entertaintnya..
- - Karena tak ada acara makan- makan tiap minggu nya, tak ada acara ke-PASAR-ketemu mbak, dan of COURSE, tak ada CAKAR BUKA BARU lagi… :’)
- - Karena tak bisa bolak-balik Gunung batu-Plant site lagi
- - Karena tak ada lagi perdebatan, ketawa-ketawaan, bobo bareng di ruang tamu cewek & nobar bareng film-film bagus dan tidak bagus (iqrapunya)
- - Karena tak ada lagi buka puasa bersama, tahajjud bersama dan shalat berjamaah setiap hari dengan teman teman genk JAMA'AH.
- - Karena tak aka nada lagi a small circle sambil nonton film pendek tentang indahnya senyuman, di malam hari bersama mereka.
- - Karena tak ada lagi salah lihat SUPERMOON yang ternyata hanya tiang listrik yang memancarkan cahaya berwarna ORANGES dan MENUNGGU GERHANA BULAN bersama INDOMIE,
- - Karena tidak akan ada lagi folder email COOPS MACO’ yg nyaris tiap hari memenuhi inboxku dan skype-an tiap ndag ada kerjaan.
- - Karena tak aka nada lagi SES-follow up-Manager-MEM-L1-dan sebagainya…
- - Karena tak ada lagi liburan karokean bersama KENNY FUNG,testing tm, bersama project manager onevale, bersama PakYudi dan teman2 task force SES, dan liburan dahsyat ke TORAJA, nginap di hotel termahal dan arung jeram serta kehilangan dompet saat berbelanja.
- - Karena tak akan ada lagi acara bolak balik ke kantor polisi mengurus surat kehilangan & bolak balik ke rumah sakit menemani teman2 yang lain yang sedang sakit.
- - Karena tak kan pernah lagi mendengar pepatah anak2 “PANTANG PULANG SEBELUM BUNGKUS” dan “APA ADA ADA APA HABIS”
- - Karena tak aka nada lagi malam malam penuh dengan kegalauan.
-
T Tak ada dan tak ada dan masih bnyak lagi keluarbiasaan yang saya temukan disni,
And now,
Setiap pertemuan pasti berakhir dengan perpisahan,
| Detik detik menjelang kepulangan kami.... #depanBintangTimur |
Dan disetiap kesedihan, pasti terselip kebahagiaan, kebahagiaan karena sebentar lagi saya dan beberapa teman2 kembali ke Makassar, kembali ke aktifitas yang berhasil membawa kami ke sini, ke tempat yang penuh dengan canda tawa, susah senang, dan keluarbiasaan lainnya, kembali ke rumah bertemu dengan keluarga dan merasakan indahnya menikmati malam malam terakhir bulan suci Ramadhan, dan tentunya menikmati suasana id fitri yang penuh dengan kehangatan berkumpul berama keluarga. Kembali berkutat dengan 24 sks, bersahabat dengan tugas-tugas dan presentasi,memulai untuk mengerjakan tugas akhir, dan menikmati masa masa indah menjadi seorang mahasiswi…
ALLAH mmg sudah mengatur semua dengan sedemikian rupa, begitu indah dan teratur..sebagaimana Ia mendatangkan malam setelah siang, dan muda sebelum tua. Begitu pula dengan sejuta kebahagiaan yang ia datangkan di balik setitik kesedihan.
Engkau yang Maha sempurna yang tak henti-hentinya menhujankan nikmat. ENgkau cciptakan Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan maghfirah, segala puji bagimu dan maha suci engkau ya ALLAH…
Terima kasih untuk Ramadhan kali ini, terima kasih untuk keluarga dan sahabat baru yang kau kirimkan padaku selama 5 bulan belakangan ini. Terima kasih untuk semuanya. Semoga suatu saat saya bias kembali ke tempat ini lagi.amin….
#Soroako, malam galau nan indah, 21 Ramadhan 1432 H
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Subhanallah...
Tuesday, August 16, 2011
Bolehkan shalat witir 2 kali???
Apa hukum mengerjakan dua shalat witir dalam satu malam? Misalnya, jika sebelum tidur, kita sudah mengerjakan shalat witir, kemudian kita terbangun dan hendak mengerjakan shalat malam, maka apakah ditutup dengan shalat witir lagi?
Bagaimana derajat hadits berikut:
عَنْ طَلْقِ بْنِ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يَقُوْلُ: لاَ وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ
Dari Thalq bin Ali, “Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak ada dua witir dalam semalam.’” (Insya Allah diriwayatkan oleh Ahmad dalam al-Muntaqa: 531 dan 536, Subulus Salam: 523, dan Nailul Authar: 47 dan 54, al-Mughni: 788 dan 792)
Perkataan shahabat:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: أَمَّا أَنَا فَلَوْ أَوْتَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ، ثُمَّ أَرَدْتُ أَنْ أُصَلِّيَ بِاللَّيْلِ شَفَعْتُ بِوَاحِدَةٍ مَا مَضَى مِنْ وِتْرٍ ثُمَّ صَلَّيْتُ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا قَضَيْتُ صَلاَتِيْ أَوْتَرْتُ بِوَاحِدَةٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ أَمَرَنَا أَنْ نَجْعَلَ آخِرَ صَلاَةِ اللَّيْلِ وِتْرًا
Ibnu Umar berkata,”Adapun aku jika berwitir sebelum aku tidur, kemudian aku mau shalat lagi di malam hari, niscaya aku genapkan witirku yang telah lalu dengan satu rekaat lagi. Sesudah itu, aku shalat dua rekaat-dua rekaat. Maka, apabila aku selesai mengerjakan shalat, aku pun berwitir dengan satu rekaat. (Aku melakukan demikian) karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita menjadikan shalat witir sebagai akhir dari shalat malam.” (Insya Allah diriwayatkan oleh Ahmad, dalam al-Muntaqa: 1/537)
Jawaban:
Hukum mengerjakan shalat witir dua kali dalam satu malam adalah makruh, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
لاَ وِتْرَانِ فِي لَيْلَةٍ
“Tidak ada dua witir dalam satu malam.” (Hr. Ahmad: 15704, Abu Daud: 1227, Nasa’i: 1661, dan Tirmidzi: 432; dinilai shahih oeh Ibnu Hibban)
Syekh Abdullah bin Abdur Rahman al-Bassam berkata, “Hadits di atas menunjukkan makruhnya dua kali shalat witir atau lebih, dalam satu malam, karena mengulangi witir dalam satu malam merupakan ibadah yang tidak disyariatkan. Tidak boleh beribadah kepada Allah, melainkan dengan syariat yang telah ditetapkan-Nya.”
Adapun hadits:
اِجْعَلُوْا آخِرَ صَلاَتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا
“Jadikanlah shalat witir sebagai penutup shalat malammu.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Maka, makna hadits di atas mengarah kepada orang yang melakukan shalat malam sedangkan ia belum menjalankan shalat witir sebelumnya.
Shalat witir boleh dikerjakan sebelum tidur atau sesudah tidur. Sebagaimana shalat malam juga demikian. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ خَافَ أَنْ لاَ يَقُوْمُ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوْتِرْ أَوَّلَهُ، وَمَنْ طَمَعَ أَنْ يَقُوْمَ آخِرَهُ فَلْيُوْتِرْ آخِرَ اللَّيْلِ
“Barangsiapa merasa khawatir tidak bisa bangun pada akhir malam, hendaklah dia mengerjakan shalat witir pada awal malam (sebelum tidur). Serta, barangsiapa mampu bangun pada akhir malam, hendaklah ia berwitir pada akhir malam.” (Hr. Muslim)
Orang yang merasa khawatir dirinya tidak bisa bangun di akhir malam, hendaknya berwitir sebelum tidur, berdasarkan hadits Abu Hurairah, “Kekasihku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) memberiku tiga wasiat… (lalu, Abu Hurairah menyebutkan bahwa di antaranya adalah) supaya aku berwitir sebelum tidur.”
Adapun atsar Ibnu Umar, maka atsar tersebut diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya. Seluruh perawinya tsiqah (terpercaya/adil), kecuali Ibnu Ishaq (namanya Muhammad bin Ishaq bin Yasa). Dia seorang perawi shaduq (jujur), mudallis (suka menyembunyikan hadits), tertuduh mempunyai pemikiran Syiah dan Qadariyah. Sekiranya atsar tersebut shahih, maka itu menunjukkan bahwa dia melakukan witir hanya satu kali, yaitu di akhir malam.
Wallahu a’lam.
Disadur dari Majalah Al-Furqon, edisi 5, tahun ke-5, 1426 H/2005.
Subscribe to:
Posts (Atom)




