Thursday, December 27, 2012

Pesan Cinta..

Duhai engkau yang akan menjadi pelabuhan hatiku...
semakin besar cintamu pada Allah dan Rasulullah, semakin besar pula cintaku padamu..
ketahuilah, bahwa aku mencintaimu bukan karena kecantikan parasmu, atau karena banyaknya pemuda yang mendambakanmu, tapi karena ketaatanmu pada Allah, dan kesungguhanmu meneladani Rasulullah...

Duhai engkau yang akan menjadi pendamping hidupku...
semakin engkau memuliakan Al-Qur'an dan sunnah, akupun akan semakin memuliakanmu..
ketahuilah bahwa aku memuliakanmu bukan karena prestasimu, atau karena banyaknya harta yang engkau miliki, tapi karena cahaya Al-Qur'an dalam qalbumu, dan sunnah Rasul dalam keseharianmu...

Duhai engkau yang akan menjadi sandaran jiwaku...
akupun berharap engkau mencintaiku hanya karena Allah...
ketahuilah...
bahwa tujuanku hanyalah Allah,
bahwa akupun sedang bersungguh-sungguh meneladani Rasulullah,
bahwa dalam darahku mengalir darah seorang mujahid,
bahwa jihad adalah jalan hidupku dan syahid adalah cita-cita tertinggiku.
maka jika engkau mengharap dunia padaku,
maka carilah selain aku, karena aku tidak bisa menjanjikan selain itu.
tapi jika engkau mau bersabar dan berjuang dalam jalan dakwah bersamaku,
ketahuilah bahwa janji Allah adalah pasti,
dan janji Allah adalah surga...

Ketahuilah bahwa aku mencintaimu hanya karena Allah

-ANONIM :)-

Wednesday, December 5, 2012

Ketika Rindu Menyapa...

sumber gambar


Ketika malam menjemput bulan, titik-titik mimpi perlahan menjadi nyata, adalah ia menjemput dengan indah...

Baru saja kulangkahkan kakiku, di kota yang selama ini tak pernah sekalipun kubayangkan untuk ku kunjungi. Tak afdol rasanya,punya cita-cita bisa berjelajah Indonesia, namun provinsi tetangga sendiri terlupakan.

Ada sedikit perasaan yang membuncah, ketika itu, ku ingat lagi bagaimana kemudian senangnya aku ketika tiket sudah di tangan, YES ! the next destination, GORONTALO !! :) 

Kupikir aku kan terbang ke negeri bentor itu sendirian, Allah menyeruak, takdir berkata lain, aku ditemani dengan sosok-sosok bersahaja nan bersahabat, adik-adik luar biasa, dan kakak-kakak penuh tanggung jawab. 

Betapa Ukhuwah itu terjalin dengan merdu, pesonanya yang menaklukkan hati yang mendamba, teriring dalam doa.. 

Tak jua terhenti dalam menaklukkan ilmu, kuhabiskan masa 4 hari ku disana bertemu dengan mereka, mereka yang membawa serta tali cinta, ikatan batin persaudaraan karena Allah. Sejuk dipandang mata, damai menawan hati, andai kalian tahu.. 

Malam pertama yang begitu mengesankan, aku benar- benar jatuh cinta dengan kota ini, jatuh cinta dengan penduduknya..

Awal Desember, kuisi ruhiyah dengan ilmu, motivasi beterbangan, dan sejumlah penglihatan akan rasa syukur yang tak henti mengalir dalam lisan-lisan yang tak terjamah, alhamdulillah 'alaa kulli hal..perjalananku kali ini salah satu perjalanan terbaik sepanjang hidupku. 

Entah ada berapa banyak pelajaran yang bisa kupetik disetiap langkah yang berpijak, tak lupa ku catat dalam memori lain otakku, dan dalam catatan kecil memo si bebek . Satu hal yang tak boleh terlupa. (^^,)

Allah hadir dipersimpangan doa hambaNya, di sujud panjang sepertiga malamnya, di waktu dhuha-nya, dan dalam setiap lantunan ayat suci yang dikumandangan suara-suara halus nan lembut gadis-gadis sholehah...

Malaikat yang menjadi saksi, Allah senantiasa hadir mengijabah doa-doa hambaNya yang beterbangan di sepertiga malam. Aku tak akan pernah lupa, pernah sekamar dengan adik-adik luarbiasa yang bahkan tak pernah absen lail nya, dhuhanya, tilawahnya, amal amal kebaikannya, subhanallah, betapa beruntungnya kelak ia yang akan menggenapkan separuh agama kalian :')

Dalam setiap senyum, kau kumandangkan kebaikan, takjub ! 

Lain hal, aku yang begitu akan apa yang telah dihadapkan kepadaku ternyata benar adanya, sedikit malu, karena aku salah satu peserta yang tertua, tapi tak apalah, Aku percaya Allah mengatur ini semua dengan sempurna. 

Walau begitu, mereka tak pernah segan memperlakukannku bak saudari sendiri, senyum yang terukir bahkan menyiratkan segudang kebaikan yang tak henti berkumandang, tak kenal waktu, mereka yang kusebut saudari baruku dengan ikhlas membawa kami kepada kesenangan yang tak terhingga hingga tiba masa kami harus kembali ke peraduan. Sekali lagi, aku benar-benar Takjub !

Ketika rindu menyapa, ia menyeruak dalam hati, tak ada jawaban, hanya dentingan sederhana, membahana...

Dan malam ini, sehari sudah jejakku di Makassar, ada perihal lain yang datang membuncah namun tak menghilangkan hasrat akan kerinduanku padanya, pada mereka yang telah berhasil meraih hatiku, pada mereka yang menyumbangkan kisah klasik sederhana dalam bingkai indah kehidupanku. 

Jaakillah khoir yaa ukhti... 
Tak ada kata 'lupa' pada kalian yang begitu kucintai karena Allah...



[Tulisan ini, spesial ku hadiahkan untuk saudariku, Ukhti Ani, Ukhti Husnul, Ukhti Arvy, Ukhti Ikee, Ukhti Silva,Ukhti Badriah, Ukhti Ana, Ukhti Asty, Ukhti Nur, Ukhti Entin, Ukhti  Fatiya, Ukhti Lisda, Bu Nitha beserta suami, Sensei Edi, Pak Udin, Pak Aziz, Mba Zakiyah, Mbak Umi, Mbak Riska, dan semua rekan-rekan dari UNHAS, UNG, STIKES NHM, UIN, dll]

Uhibbukifillah, 
-N.a.y-
There was an error in this gadget

-Blog Of Friendship-

Photobucket

Followers