Tuesday, November 27, 2012

Hujan

Bismillah, 

Aku baru saja tiba dirumah, dengan sedikit basah kuyub, ku ambil handuk yang kebetulan sedang mejeng kece di jemuran bawah rumahku, Alhamdulillah 'alaa kulii hal, aku tiba dengan selamat...

Ada sekitaran lima menit ku habiskan waktuku diluar rumah hanya untuk mengeringkan badan sambil sesekali menoleh ke atas langit, aku takjub..dan aku memang akan selalu takjub dengan 'hujan' yang Allah turunkan. Dan inilah yang kemudian menggerakkan langkahku dengan cepat masuk kedalam rumah, dan mengincar laptop yang juga sedang mejeng santai di depan TV. 

Aku ingin menulis tentang hujan... 
*pasang senyum lebar... 

sumber gambar


Hujan sesungguhnya adalah Rahmat yang Allah turunkan kepada kita, heran saja disetiap hujan turun, ada banyak sekali manusia yang mengeluh, bikin macetlah, jemuran nggak kering-kering, bikin badmood, nggak bisa keluar rumah dan banyak lagi keluhan lainnya. 

Padahal, jika kita tahu, di sisi lain, hujan merupakan anugrah luar biasa yang Allah turunkan untuk membantu pekerjaan kita sebagai seorang manusia, dengan hujan, manusia dapat melangsungkan kehidupan, dengan hujan, bumi yang mati menjadi hidup, tanaman tumbuh berkembang lalu berbuah,  sungai-sungai mengalir, kolam, mata air, sumur menjadi 'hidup' dan dengan hujan polusi udara terbersihkan, subhanallah :') 


اللهم سقيا هنيئاصـيبا نافعا اللهم اجعله صيب رحـمة ولا تجعله صيب عذاب
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum, kamukah yang menurunkannya? ataukah kami yang menurunkannya? (Q.S Al Waqiah 68-69)
Dalam Al-Qur'an, Allah juga menjelaskan secara detail bagaimana hujan bisa terjadi dalam surah Ar-Rum :48 
"Allah-lah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya dilangit menurut yang Dia kehendaki, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau liat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hambaNya yang Dia kehendaki tiba-tiba mereka bergembira" 
Subhanallah :')
Begitu detail Allah menjabarkannya dengan baik melalui kitab suci ini, setiap tahapan dalam pembentukan hujan dijelaskan dalam urutan yang tepat, seperti yang diajarkan Bapak/Ibu guru kita di sekolah, Iyah kan? Dalam surah lain (QS.An Nuur : 43) juga dijelaskan secara gamblang dan jelas tentang proses pembentukan anugrah yang luar biasa ini.
Dan dalam surah Qaf : 9 Allah befirman : 
"Dan dari langit kami turunkan air yang memberi berkah, lalu kami tumbuhkan dengan air itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen."
Tak ada keraguan di dalamnya, garam dapur yang jatuh dengan hujan merupakan contoh kecil unsur-unsur tertentu seperti kalsium, magnesium, kalium, dll digunakan untuk peningkatan kesuburan alam, logam berta yang ditemukan dalam jenis aerosol ini adalah unsur-unsur lain yang meningkatkan kesuburan dalam perkembangan produksi tanaman, hutan juga mampu menampug aerosol laut. Dengan hujan, 150 juta ton pupuk jatuh pada total permukaan tanah setiap tahun. Jika tidak ada pemupukan alam seperti ini, akan ada sangat sedikit vegetasi di bumi, dan keseimbangan ekologi juga akan dilemahkan. Lalu, kurang bersyukur apa lagi kita dengan hujan yang Allah turunkan? :')
Oleh karena itu, pada saat hujan turun, tugas kita bukan untuk mengeluh, melainkan banyak-banyak memanjaatkan doa, karena pada saat hujan turun itulah salah satu saat/waktu doa kita diijabah olehNya. 
ثنتان ما تردان : الدعاء عند النداء ، و تحت المطر

"Doa tidak tertolak pada dua waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun" (HR. Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami', 3078) 

Jadi tak ada alasan lagi buat kita mengeluh disaat beraktivitas lalu tiba-tiba hujan, jangan jadikan hujan penghalang bagi kita untuk melanjutkan aktivitas kita. Segera panjatkan doa, Rasulullah SAW mengajarkan kita membaca doa berikut ketika hujan.. 

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا 
.
"Ya Allah...Jadikanlah hujan ini, hujan yang bermanfaat.. (HR.Bukhari)"

atau, 

اللهم سقيا هنيئاصـيبا نافعا اللهم اجعله صيب رحـمة ولا تجعله صيب عذاب
"Ya Allah..Jadikanlah hujan ini sebagai siraman yang menyenangkan dan hujan yang bermanfaat. Yaa Allah, jadikanlah hujan ini Rahmat dan jangan Engkau jadikan hujan siksaan" (HR.Ibnus Sunny)
Jika kita merasa takut akan kemudharatan hujan, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa ini :
اللَّهُمَّ حَوْلَنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ 
"Wahai Tuhanku! Turunkanlah hujan disekitar kami dan janganlah musnahkan kami, Ya Allah ! Engkau turunkan ia di atas gunung-gunung dan bukit bakau, di lembah-lembah dan di tempat tumbuhnya pokok-pokok" (HR. Bukhari-Muslim)
Insya Allah akan dikabulkan olehNya , tentunya tak lupa pula berikhtiar padaNya..(^__^)
Jadi kesimpulannya, jangan terlalu banyak mengeluh yah tiap hujan turun, bencana banjir bersaudara yang kerap kali terjadi pada saat hujan turun tidak berarti bencana buat kita, ayo kembalikan pertanyaan ke diri kita masing-masing, siapa penyebab semua itu terjadi? yah tidak lain dan tak bukan adalah MANUSIA sendiri kan? 
"Dan musibah apa saja yang menimpa kalian, maka disebabkan oleh perbuatan tangan kalian sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)" (QS As Syuura :30)
Kelalaian kita membuang sampah sembarangan, membangun tata letak kota yang serampangan, membuat drainase yang tidak sesuai dengan tata letak kota dsb, adalah salah satu dari sekian banyak kelalaian kita sebagai manusia yang menyebabkan bencana terjadi dan ujung-ujungnya 'Hujan' yang disalahkan, yah, mendingan kalo cuma hujannya aja, klo TUHAN juga ikut disalahkan? -.-" Semoga kita tidak termasuk kedalam golongan tersebut...Mari Introspeksi.. ^^v
-Nay-
Bersama Hujan, 
Karena titikmu, senantiasa membawa berkah dan inspirasi..

Friday, November 2, 2012

The ROMANTIC (one) story...


 “Kenapa perpisahan itu sering kali terjadi pada saat dimana kita sudah merasakan kedekatan satu sama lain?”

Well, memang seperti itulah hakikat perpisahan. Bukan perpisahan namanya ketika keadaan psikologis kita tiba-tiba tidak berubah drastis menjadi tak menentu, campur aduk kayak gado-gado, semuanya jadi 1, ada senangnya, ada sedihnya, ada galaunya mungkin, bahkan ada yang gak merasakan apa-apa.. betul ndak???
Oke, let me find the reason, knapa tema malam ini harus PERPISAHAN?

3 bulan yang lalu,  Allah mempertemukan ku dengan takdirnya yang luar biasa. Dan hari ini (yang sebenarnya belum tepat 3 bulan setelahnya) pertemuan itu harus berakhir dengan perpisahan. Disaat semua sudah mulai megalir begitu saja, disaat semua sedang menikmati indahnya kebersamaan itu, di saat tak ada lagi jurang ‘malu-malu’ yang memisahkan dan  disaat kami sudah mengenal satu sama lain. ouh... :’)

Pertemuan yang begitu singkat ini membuat ku banyak belajar perihal kehidupan. Mengenalkanku pada sosok-sosok hebat yang ada dibalik perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia dan menjadikanku sedikit paham bahwa disetiap tempat yang kudatangi benar adalah sekolah bagiku, dan disetiap sosok yang kukenal adalah guru bagiku.

yup , 3 bulan mungkin tak cukup bagiku untuk menguak semuanya. Setidaknya secuil kisah klasik indah ini akan mejadi memori kenangan yang tak akan pernah kulupa ^^
sedikit flashback ke beberapa bulan yang lalu..

aku sendiri tak pernah habis pikir mengapa aku mengikuti program ini, padahal salah satu ‘dream’ yang harus kuwujudkan dalam catatan list dream ku adalah wajib mengikuti wisuda periode I, it means aku dah harus bergelar ST sebelum bulan 9 tahun ini. Aku berpikir, jika aku mengikuti program ini, tidak lain dan tidak bukan gelar sarjana teknik itu akan tertunda untuk beberapa bulan setelahnya, dan bukan karena itu saja, melainkan karena aku juga sudah pernah mengikuti program sejenis di perusahaan yang berbeda sebelumnya.

Tetapi itulah indahnya takdir Allah, seberapa hebatpun kita merencanakan kemauan kita, namun jika Allah tidak menghendaki, itulah yang akan menjadi ending dari cerita dan mimpi-mimpi kita, tak pantas bagi kita untuk menjudge diri kita dan Allah atas ketentuan itu, tapi bagaimana kemudian kita dituntut untuk belajar bersyukur atas apa yang telah kita terima ^^ karena dibalik itu semua Allah telah merencanakan ‘something more wonderful’ buat kita.

dan finally, i’m there, TELKOM NETRE KTI as a COOP student (again). Dan tak perlu ada rasa penyesalan sedikitpun aku bergabung menjadi salah satu keluarga di tempat ini selama tiga bulan
lamanya. Karena apa yang telah kuperoleh disini tidak akan mungkin kuperoleh ditempat lain.

Slide Presentasi Evaluasi Akhir COOP ku :')


Pertama, aku dipertemukan dengan orang-orang hebat ini :
1.       Pak Irwan
GM NETRE yang pertama kali membuat dag dig dug suerr dengan tugas yang ia berikan, IMPLEMENTASI TUGAS AKHIR, and you know berkisah tentang apa tugas akhirku ?
“Speech Recognition Untuk Sistem Keamanan” *jleb !
Well, bagaimanapun harus terima nasib dan tanggung jawab itu, ingat kata pak irwan waktu itu, nothing is impossible, selama kita mau berusaha semaksimal mungkin...^^
Pak Irwan sosok yang sederhana, santun, GM yang baik dan cukup TEGAS, dan satu lagi, sepertinya semua orang SEGAN padanya. ^^
Dan sayangnya, Pak Irwan sudah di mutasi duluan sebelum episode kami berakhir di TELKOM.

Foto Bersama Pak Irwan sebelum beliau pamitan ke Jakarta :')

2.       Pak Asrul Salim
Pembimbing alias supervisorku selama di NETRE yang ditunjuk langsung oleh pak Irwan untuk membimbing kami (aku dan si ulfa, karena kebetulan kami ber-partner TA), beliau super baik baik dan baik, lucu, aksen bicaranya sedikit berbeda dengan yang lain, paling bisa buat kami tertawa, super cerdas, santun, mapan dan masih single...(ayo, yang mau daftar hubungi aku :P) ^^v
Ntah apa jadinya jika Pak Asrul tidak membimbing kami, mungkin pada saat ini Tugas Akhirku belum kelar juga, that’s why i’ll always say thanks to Allah and him for all the great way ^^
Yang paling tidak terlupa adalah aksen ngomongnya pak Asrul jadi ketularan ke kami (aku, ulfa dan si ainun) seperti...
Macam ini...bla bla bla..” (yang ini ketularan ke aku...)
Halo...Bagaimana....sudah ada perkembangan”  (klo yang ini si Ulfa yang paling profesional)
*nulis ini sambil nggak bisa tahan tawa...
 *jleb..kemudian di geplak satu satu sama pak Asrul
*kemudian kabuuuurrr.... piss Pak ^^v
dan ada lagi, paling ingat waktu beliau ngasih tahu user name + password sambil ngasih  liat gambar brownis AMANDA..huakakaka...:D
betul betul UNIK dan tidak akan terlupakan bapak ini, smoga cepat ketemu jodoh yang sebaik bapak yah...^^

3.       Pak Dodik
Masih pembimbing kami, jadi pak Dodik juga adalah salah satu pembimbing kami di NETRE, aku pribadi menilai pak Dodik adalah sosok yang pendiam (mm.mungkin bukan pendiam, tetapi lebih berhati-hati dalam berucap) ,sangat cerdas, bijak, santun, alim, dan masih SINGLE juga..^^
Jujur, aku nggak bisa menilai beliau se blak-blak-an menilai pak Asrul, karena memang kami tidak se-intensiv berkomunikasi dengan beliau selama masa coop, beliau sering melakukan perjalanan dinas untuk keperluan pekerjaan, tapi overall, pak Dodik BAIK sangat BAIK ^^ dan 1 hal yang baru kuketahui dari pak dodik, beliau punya BLOG juga.. wow.. (ini penting, cowok/lelaki yang punya blog itu menurutku KEREN!!!)

4.       Kak Uchi
Bunda Kenzie yang akan sangat sangat aku rindukan, ibu yang berjiwa muda, karyawan NETRE yang paling pertama bisa cepat akrab dengan kami, nggak mau dipanggil IBU katanya :p (*SOK MUDA, ihh..hihih)  tapi emang sih, ibu gaul ini berjiwa muda, apalagi kalo sudah di jalan ketemu pengendara lain yang suka ajak berantem, hm..ini nih sisi lainnya kak Uchi, hati-hati yah..hhehe ..Super duper baik dan paling dekat dengan kami. Paling sering traktir makan, sering di ajak kerumah ketemu Kenzie, wuahhh..nyesek jadinya nulis ini, kak Uchi, I’ll be missing you so much :* jangan lupa, foto-fotonya di share yah... ^^

5.       Kak Cherizt
Kak cherizt wanita paling tangguh di RAC, senior dikampus, senior di lab, dan sekarang jadi senior coopku, mungkin bisa jadi senior di TELKOM juga. Hehe.. kak cheriztlah kakak yang paling setia kami minta-i tolong setiap ada sesuatu yang kami butuhkan, paling sering di mintai saran jika ada sesuatu yang akan kami lakukan, kak Cherizt senior yang baik ^^ .Oiah, kak cherizt juga orang yang paling perhatian untuk masalah-masalah kecil di NETRE seperti kebersihan loker (ehm) , persediaan makanan, yang paling gesit ngurusin buka puasa teman-teman di RAC... salut deh buat kak cherizt, gak salah kalo kak Arif milih dia jadi calon istri. (*ups!)

6.       Pak Agung
Pak Agung itu, apa yah..sulit untuk mendeskripsikan pak agung kayak gimana, sosoknya sedikit berbeda, beliau itu sebenarnya senang bekerja, tapi entah mengapa belakangan jadi agak sedikit galau dengan kerjaannya, katanya sih, nggak tau mau ngerjain apa. Hehe. Pak agung orangnya juga lucu, suka ngasih teka-teki, kadang suka galau, dan paling enak di ajakin cerita apalagi tentang pengalaman hidup dan pendewasaan, paling appreciate juga dengan kehadiranku dan teman2 coop di netre. Kadang kalo lagi nggak ada kerjaan yah itu, temenin pak agung bercerita. Beliau cerdas, teapi menurutku pak agung itu paling tepat kalau jadi dosen atau pembicara. sayangnya, aku belum sempat pamitan ke beliau, karena udah keduluan beliau ke surabaya , smoga lain waktu bisa ketemu yah Pak..

7.       Bu Asna
Bu Asna itu ibunya NETRE (cozy) entah mengapa aku paling nggak bisa nahan tangis pas pelukan sama beliau di akhir perjumpaanku di netre :’( . Bu Asna ibu yang super duper ceria, paling seneng klo denger bu Asna lagi ngambek sama Ainun karena gak ditraktir makan Bakso, paling seneng juga denger bu Asna klo lagi telponan dengan anak-anaknya. So sweet bangett.. dan Bu Asna ini adalah pelanggan setia jualan ku di kantor, jiwa kami sama, jiwa enterpreneur, bedanya beliau lebih sukses karena udah punya cabang dimana-mana. Salah satu ibu yang sangat menginspirasiku selama disana :):) yah, semoga hubugan kerjasama kami tetap berjalan mulus, walau tempat memisahhkan kami..(masih bisa bbm-an kan bu??hihi) *pasangmukapolos...

8.       Bu Mia
Ibu yang bertubuh mungil kayak aku ini (ehm) adalah teman sarapan kami dipagi hari.  Beliau baik, senang juga bisa berbagi cerita dan bekerjasama dengan beliau. Paling ngangenin kalo bu Mia bawa ade Haira ke kantor. Ada teman main, hihi...

9.       Kakak-kakak Outsource di RAC
Kak Arman, Kak Mitro, Kak Kail, Kak Satria, Kak Andi, kakak yang ‘baru’ (*lupa namanya) semua-semuanya, senang bertemu dengan kalian, 2 bulan lebih di RAC berasa kalo kita udah kayak keluarga, yang paling mengesankan waktu kita makan bareng di luar dekat tangga darurat, unforgetable moment :’) buat kak Arman : tenang kak...kak Arman kan artis youtube, kalo kangen tinggal buka youtube aja, hehe. Kak Satria : ndag adami teman main tebak-tebak kata’ta...hahha...dan buat kakak yang baru : aduh maaf! Lupa namanya kak (*kemudian digeplak)  sabar yah kak, jangan nagis kami tinggal, walopun baru, tapi udah dapat feelnya kok, nice to meet you. oiah, buat Pak Andre, waktu pertama kenal pak Andre, kesannya Bapak tuh pendiaaaaaam banget, bureng metro ethernet! Soalnya depan laptop dan kompie sekaligus tiap hari, eh tau taunya gila gokilnya nggak kebayang tujuh turunan. Sekali ngomong runtuh deh aura COOLnya pak Andre. *rusak...ckck... klo pak Andre baca tulisan ini, yang paling aku dan ainun ingat itu peristiwa RANTANG di t4 parkiran motor tempo hari pas jam pulang kantor *jleb kami nggak berenti ketawa sampe di tello -.-“

10.   Pak Jafar, Pak Bakrie, Pak Mudahar dan Pak Zeth
Empat serangkai RAC di pojok belakang ^^, senang kenal kalian Pak. Pak Jafar, Pak Bakrie dan Pak Mudahar, sumpah aku salut dengan ketekunan bapak berdakwah di NETRE, ngajakin shalat, buat proker ngaji tiap hari pas Ramadhan dan dilanjutkan tiap senin kamis di NETRE, salut salut salut 5 jempol ! May Allah blessing u all ^^ . seminggu sebelum kami pamit dari NETRE pun, Pak Bakrie nggak berenti nanyain kapan kami selesai :’) dan pak Jafar yang saranin kami diperpanjang aja di RAC biar katanya beliau yang tanda tangan surat perpanjangannya :’) aduh, jadi terharu deh.. Buat pak Mudahar juga, big thanks buat motivasinya, sudah mengajarkan kepada kami untuk tidak sekedar berorientasi pada penghasilan, namun menunaikan kewajiban kami kepada orang tua terlebih dahulu.. you all, my best (OTHER) fathers. Yang paling ngga bisa terlupakan itu, yah kalo udah di mushollah, tim nya RAC alias bapak-bapak semua yang semangat juangnya pada Allah yang luar biasa ! dan Buat Pak Zeth yang Baiknya juga luar biasa. maafkan kami jika sudah merepotkan bapak selama kami di RAC

11.   Pak Tresno
Beliau itu sosok yang paling aku kagumi di NETRE, entah mengapa AURA beliau memancar luar biasa, memenuhi seisi ruangan lantai 3 dan tentunya NETRE. Pak Tres sosok yang sederhana, bersahaja, penuh kelembutan baik dalam tindakan maupun perkataan, sungguh bangga nya keluarga Bapak bisa memiliki pemimpin rumah tangga seperti Bapak. Suatu saat aku mungkin salah satu orang yang paling kangen dengan –sharing knowledge- bapak saat SP135 di rabu pagi..:(

12.   Pak Imam
Congratulation Pak J udah jadi GM baru buat NETRE, Pak Imam yang ku kenal adalah sosok yang selalu membuat siapa saja yang ada di sekitarnya tertawa, kebayangkan kalo ada pak Imam, gag perlu pake minum obat buat awet muda J. Yang paling aku ingat dari Pak Imam itu, Bapak orang pertama di NETRE yang bilang langsung ke aku, klo Ngaji ku bagus (blush) wuaahhh... seneng deh Pak, semoga ini bisa jadi motivasi buat aku :D
Hari terakhir kami di NETRE juga pak Imam makan bareng satu meja bareng kami
:’) dan satu-satunya orang yang nyatat nama kami sekalian minta foto kami pas pamitan yah ini Pak Imam... Terharuu deh Pak :’)

Pak Imam dengan gayanya yang khas :')
Dan buat semua Bapak/Ibu karyawan NETRE (yang namanya tak bisa aku sebutkan satu persatu), kalian semua adalah kesan sempurna selama perjalanan hidupku 3 bulan ini, tanpa kalian mungkin aku ndak bisa nulis cerita sepanjang ini :’)

Gadis gadis dan emak emak cantik lagi nongkrong dipinggir lapangan nonton takraw...:')

Siap Grak !!!! (ini lagi upacara pembukaan turnamen takraw TELKOM NETRE )

Farewell, Foto Bersama Penghuni lantai 3 NETRE :') 

Terima kasih untuk semuanya, akan tiba masanya aku akan sangat merindukan pagi yang kusibukkan dengan berlari lari mengejar ketertinggalan tebengan dengan adikku, menunggu di bawah pohon besar tello sambil menikmati indahnya pagi Allah di atas ayunan kayu yang menjadi saksi bisu, naik motor tebengan ainun dari tello sampe kantor dan dari kantor sampe tello, sarapan yang kadang kami lakukan di kantor, ngaji senin-kamis ba’da dhuhur di musholla, dengerin riyadush-sholihin yang dibacakan bapak-bapak karyawan secara brgantian tiap ba’da ashar, makan siang yang terjadwal, minum es kelapa dpan kantor, JJS ke divre bertiga melawan teriknya matahari siang bolong, ditraktir kak uci, pak asrul, pak imam, *ehm...dan (lagi menunggu traktiran bakso tamrinnya bu Asna), ke rumah kak uci ketemu kenzie, SP135 tiap rabu pagi, SALTUM gegara mimpi apa semalamnya (-.-“), ngadem di RAC eh sambil ngerjain TA tentunya, OL goratiss tis tis, sambil buka youtube sana sini...hihih..cerita-cerita sama pak agung, nonton video flashmobnya kak arman, beres beres loker bareng kak cherizt yang dilanjutkan dengan makan sembunyi-sembunyi di ruangan pak Zeth, ngerjain tugas dari kakak Asrul, (ups, pak Asrul i mean) dan TA yang tiap harinya bikin mumedd aja (T___T), oiah, kangennya paling kerasa pastinya tiap tanggal 6, ituloh mesti ke divre evaluasi bulanan, bukan evaluasinya yang ngangenin (eh,evaluasinya ada juga sih, mm...30%), selebihnya ketemu Besse-nya...hoallah...paling kangen sama ini anak :’) paling bisa membuat perutku kocar kacir klo dah ketemu..asli gokilnya minta ampun  tujuh turunan.xixi :p dan tentunya yang lain juga ngangenin, iswi, cica, tiwi dan the GANTENG one, si muhlis -.-“. Ahhh kalian...bikin nyesek deh :’)

Kelakuan Narsis kami sambari menunggu giliran presentasi selanjutnya..:') 
Hmm...apalagi yah...
Adalagi adalagi (pasang muka senang..) kebiasaan tiap dikantor yang hampir tiap hari gak pernah absen, haha...ini yang paling tauh yah kami bertiga..hihi...gak usah disebutinlah, biarkan rahasia ini kukubur dalam dalam... *tsahhh...

Humf..anyway  thanks a lot buat semuanya yahh, telkom itu romantis bangett menurutku, karena aku dipertemukan dengan semua semua yang serba romantis, dan Cuma di sini loh, aku bisa jadi MC 3 kali dalam jangka waktu 3 bulan, nomu nomu nomu chuaa (ijin pake istilahnya diajeng)...hihih..bahkan habis kontrak coops pun masih dipanggil buat jadi MC , padahal udah gantung MIC di upacara pembukaan turnamen kameren, terharuu..:’), belum lagi jualanku selama diNETRE bisa laku ampe jutaan, subhanallah dahh... kurang romantis apa coba...:’)

And finally, se romantis apapun itu, suatu saat emang harus ketemu yang namanya perpisahan, but it’s not the end of all..secara jasad kita semua memang berpisah, but surely, you are all always in my heart and mind :’) *tissue mana tissue...*

Maafkan jika selama tiga bulan aku dan teman-teman banyak buat salah, khilaf yang mungkin membekasi dihati bapak-bapak/ibu-ibu semua, sungguh tak terbersit sama skali dipikiran kami untuk berbuat demikian, maafkan kalo aku pribadi banyak merepotkan, banyak tingkah, banyak nanya sana sini, dan tidak bisa berbuat banyak untuk TELKOM, aku bangga bisa berada di tengah-tengah kalian, bisa mengenal NETRE dan semua-semuanya. Dan bisa menjadi salah satu bagian dari keluarga besar NETRE KTI, (walaupun Cuma 3 bulan) that’s why i’m not felt so sad anymore..:’)

Klo katanya Aa Gym : Hadapi, Hayati dan Nikmati episode sebahagia dan sepahit apapun hidup ini karena semua pasti ada hikmahnya J

Dulu mungkin aku tak mau ikut program ini, but i’ll always believe Allah’s promise...
dan hingga detik inipun aku belum mampu menghitung seberapa banyak hikmah yang ku dapatkan selama menjalani masa coop ku di Telkom Netre... ^^

Because there is something something something to be thankful for...



Makassar, dibalik selimut bersama tulisan lama yang baru saja di publish..
@NurAwaliahY 22:44






There was an error in this gadget

-Blog Of Friendship-

Photobucket

Followers