Monday, May 30, 2011

Dreams..

Monday, approximately at 01.00 am and so on ..

That night seemed very long. even though I had just fallen asleep about 5 minutes, after that the long dream come to me... in that dream, there are tremendous happiness that is difficult to be described by this post, an incredible life like in heaven, playing with a some of small maidens, looking for fireflies together, running and kept running up to meet with someone who loved and lived with him in great happiness, and I really enjoyed the happiness and do not want anyone to remove it from this grip and did not want anyone come to scatter all my dreams. then, this beautiful dreams continues until less sleep over just 3 hours is not enough to solve everything.

and today I just wanted to share this happiness, I hope someday we can be met with a figure that really we love and of course they love us too with all everything we have...:)

Sunday, May 29, 2011

Telaga Kesabaran...

Assalamu alaikum wr wb,
ini ada suatu lagi kisah inspiratif yang saya kutip dari tulisan Dr.Andhyka Sedyawan...
Disimak dan diambil hikmahnnya yah...:)

Di suatu sore, seorang anak datang kepada ayahnya yg sedang baca koran
"Ayah, ayah” kata sang anak…
“Ada apa?” tanya sang ayah…..

“Aku lelah, sangat lelah … Aku lelah karena aku belajar mati-matian untuk mendapat nilai bagus sedang temanku bisa dapat nilai bagus dengan menyontek…Aku mau menyontek saja! Aku lelah. Sangat lelah…

Aku lelah karena aku harus terus membantu ibu membersihkan rumah, sedang temanku punya pembantu, aku ingin kita punya pembantu saja! …Aku lelah, sangat lelah …

Aku lelah karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung…aku ingin jajan terus! …

Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga lisanku untuk tidak menyakiti, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati…

Aku lelah, sangat lelah karena aku harus menjaga sikapku untuk menghormati teman teman ku, sedang teman temanku seenaknya saja bersikap kepada ku…

Aku lelah ayah, aku lelah menahan diri…aku ingin seperti mereka…mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! ..” sang anak mulai menangis…

Kemudian sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya sambil berkata ”Anakku, ayo ikut ayah, ayah akan menunjukkan sesuatu kepadamu”,

Lalu sang ayah menarik tangan sang anak kemudian mereka menyusuri sebuah jalan yang sangat jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang… Lalu sang anak pun mulai mengeluh ”Ayah, kita mau kemana??
Aku tidak suka jalan ini, lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang menghalangi jalan… aku benci jalan ini ayah” … Sang ayah hanya diam.

Sampai akhirnya mereka sampai disuatu tempat. Tempat seperti apa yang sedang anda pikirkan? Hemm.. Mereka tiba di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar. Ada banyak kupu-kupu, bunga-bunga yang cantik, dan pepohonan yang rindang… sungguh pemandangan yang menajubkan!

“Waaaah…ayah..! tempat apa ini ayah? Aku suka sekali! Aku suka tempat ini!” Sang ayah hanya diam dan kemudian duduk di bawah pohon yang rindang beralaskan rerumputan hijau.

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? Padahal tempat ini begitu indah…?”
”Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?” sahut sang anak”.
”Itu karena orang-orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”

”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangaat indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? Kau tidak akan mendapat apa-apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”

”Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
”Aku tahu, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda yang kuat, yang tetap tabah dan sabar karena ia tahu ada Tuhan di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”

”Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah, lebih indah dari telaga ini …Sekarang aku mengerti … terima kasih ayah, aku akan tegar saat yang lain terlempar ”

Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.

Sahabat, Hanya sedikit masalah dalam hidup yang tidak mungkin dipecahkan, dan sedikit rintangan yang sulit bagi orang yang memiliki motivasi dan tekad dengan rencana yang matang untuk sukses dan menghadapi tantangan yang selalu berubah. Dan selalu ada kesempatan untuk menang bagi orang-orang yang tidak berhenti berjuang.ketika dalam perjalanan menggapai impian banyak hal dan rintangan, bersabarlah....Yakinlah... karena Allah sudah menyediakan sesuatu yang indah untuk kita. :)

Wednesday, May 18, 2011

One Nite, In My Mother's Arms ..

one nite, in my mother's arms ..

tonight is my last night in Makassar after enjoying a long vacation here.
it can be said this holiday almost the same  as the usual days  before I became a coops student.
really indiferent! the different is just the SITUATION! long time no see, and within a very short time we gather back in a warm and so close situation.oohh...

for 4 days in Makassar, a routine that I do is just stay at home, cleaning, cooking, watching films, online, sleeping in a long time indeed when i'm in sorowako, to miss off campus with friends, to my cousin's house in telkomas , and tonight just come out at night to buy the needs / requirements for my life in sorowako for 1 months later. (Read: some women's gear, remember! Just a little! Rest snacks! Hahaha ....)

yah .. and if i remember that..
now at 12:52 am, it turns out! today is WEDNESDAY! Wednesday .. yah! WEDNESDAY is the day that listed on a bus ticket that has been booked for my return to sorowako ..
ahh .. really do not feel! time goes so fast ..
tomorrow, I'd have to go back my second home  "sumba 4 street" pontada sorowako. : (
and this evening all was ready to mature! clothes had entered into my backpack, the snacks that already i bought with my brother wrapped up neatly in the box! and all is ready!

well .. although in a matter of hours I was back to sorowako. but there can be no regrets I like this, who only spend a long vacation is more at home with his mother and my brothers :)

all great plans to walk around and shop destroyed fro swallow the time, arrival in Makassar, that is on my mind is how can I make happy my mother and my brothers for about 5 today:)
although perhaps i'm just make them difficult ....
and until this moment I realized again that what I give is nothing and will never be comparable to what the mother gave to me while I was in Makassar ..
such as ...
The first time I arrived, the mother to cook special for me .. "SOKKO + Saute (ikan tumis) + CHICKEN FRIED FISH + chicken HEART + FISH DRY + delicious BURONGKO", not to mention, the next my mother make "selai kaya, chilli and spices PARAPE sauce" 'for food supplies during the sorowako.
and tonight? mother made me SPECIAL DRY FISH, help me to pack my luggage and smoothed it all ...
ooh mother ...
Also what are you doing? I've grown! i can do it all by myself! (I told myself!) But what power, your great love fight all of them ...

and one sentence that mothers are bringing when she was busy for preparing "dry fish" for me and at the same time i was busy washing dishes ...
"My Daughter, better, tonight we sleep together . Because it's night is the last night you are in Makassar before returning to sorowako, i would sleep together with you.."

Oohh ...my mother...
my tears almost fell at the time.

ya ALLAH, really what am I if i couldn't follow a very simple desire of my mother???

tonight will be a very beautiful night, one night in my mother's arms,
even the moon and the stars would be very jealous of our happiness ...

thank you mom, thank you ALLAH, has sent an amazing and greatest angel like my mom :)



special LOVE from your daughter :)
-nay-

Monday, May 16, 2011

great holiday !

assalamu alaikum wr wb...

hii blogger and reader! good nite, have a wonderful holiday, i believe all of you thought that today, the day before and tomorrow is an amazing an great accident holiday. hahaha :D  (I said like that, because it's look like that ! accidently ! suddently ! "cuti" together released by the government..heheh, although not everyone can feel and enjoy it..)

yup...
it's not the usual holiday,
'saturday and sunday' for the student in university like me before become a COOPS student ! it's a long holiday for me and also all my friend as COOPS :)
and you have to know that, we spent this holiday, come back to makassar together, (read: me, cha, dila, iqra, kakbagus, kakmadi, kakmili :) and we've already planned it far in advance before this holiday's came, of course !
and all of us have so many plan to spent our holiday in makassar each other, *in additon to manage all about our KKN "administration" with pak rusdi*.:)
such as:
cha with her plan : shopping, walking and watching 5 movies, kakmili who wants to meet and greet with her LDR, and dil who wants to having fun with her prince and her friends :) and all the boys with his great plans each other....

and ME?
i don't know, what is my plan???
i think and i always remember that i have so many plans before i go to makassar :)
but until i arrived here, like an amnesia girl, who forgot all my plan suddently...
>.<
ting tong !
yup...
i'm not in my joke !
i'm really forget it, (it's because i forget to write all my plans in a piece of paper, i dunno why? *but all my shoping list i never forget to listed it. of course !*)
back to my story, 
if i try to remember all my plan, i always remember that  i was not able to be a traveller like JEANNE, who always seek to use her time for travelling (ala-ala backpacker) , shoping holic like CHA who spent her money for shooping,:)
 
because until now, i'm just and (it's better for me) to spent my holiday stay in my home sweet home, and goes to campus meet and greet with all my friend :) gather with my mother, my brother, my cousin, enjoy delicious DUREN together, cooking together with my beloved mother, thanks BUNDA!! you already cook and prepare some supplies for me before returning to sorowako, give my secondhand jacket to my aunt,meet and greet with my friends in campus, join in MUKTAMAR XII MADZ JE FT-UH (menyempatkan!) bring some cake for them,  stopping briefly and just say helloo!!! i'm coming!!! (with a fresh mimic and expression) and show me and all of them so happy to see me in a long time "Hi Awaaa !!!!!, apa kabar???!! an bla bla bla..." then they said "you LOOK little black and fat/CHUBBY, awa!"  OH NO! while, i close my face and look like shame girl, even i really really shame with ur opinion! ooh...although you said just a "LITTLE" (i think is same) :( ..
whatever ! u have to know that, one important thing from me that i'm still a sweet and beautiful girl like before and also after being coops student ! ngiik..o.Ov hehehe :)

i never forget to share and tell my story in sorowako too, tell that i work with the people from another culture and country in the world, and also tell to them the story about "songkolo", "cikali'" and "karoppo" and my experience live in one big house like a BIG BROTHER or PENGHUNI TERAKHIR on tv ! our food there, how to be a "efficient human" with a capital 50thousand rupiah per mounth and be an enterpreunership by selling "PULSA" there ! hahaha :D and the story when the first time i go to the BAR and try to play billiyard there with my cute one (Dag.Roger)..:) oo...it's so "melancolis" story...

and you know that, i'm already 3 days in here, MAKASSAR !  and the day after tomorrow being my last day/my last holiday in makassar before return to sorowako and make a friend with hpQC and SAP again..., and u know !!! until this time i never go to famous place just walk or just having lunch in MALL PANAKKUKANG, MARI or TRANS STUDIO maybe..or watching movies maybe..anything ! (ooh..i remember ! *all my plans*) :(

yup..
it's look like my "daily activities" before being coops student. there are no different guys.. ! (read:stay@home, watching "farah quinn", goes to campus, back again..and bla bla bla...). maybe, you and another person thought that it's very bored activities...but you know, i'm very enjoy it !

and today, i spent all the time today in campus  until 6 pm o'clock, after muktamar closed. and one things that very surprising is i get the HARDLY "HAPPY CALL" from some of my BOY FRIENDS !!! (NO, BOYFRIEND!!!) "Awa..awa..." (but i can't hear what they said clearly) oohh...so cute..and unforgetable :) thanks boy !
and then, i closed my day with having dinner and take a picture with all my beloved beautiful ukhti-ukhti :) (read: ainun,mimin,mardo,kak ela,acum,rahma)
oo..so romantic...and happy everafter...:)

enjoy our delicious dinner in mietiti perintis with additional SPECIAL GUEST : kak KADRI ! :) (she stood beside ainun, using brown viel)
here we are !!!! come on CAMERA !!! ciiisssss !!!!!
take a pict before we go back to the recidence each other ! :)
and we are really SAKINAH, MAWADDAH and WARAHMAH family :)

before i close this post, i just want to say thank you very much for all of you who makes me happy today ! complete my holiday in makassar :)
i love you all :)

and happy getting older, ied milad, and happy birthday for all people who's become older tomorrow, *May,17th-historic date for me" Barakallahu fii umurik :)*

and for my closing statements, don't forget to say and singing Maher Zain's song :
Allah I wanna thank you, for bringing me home...

wassalam...

Love
-nay-

Wanita yang paling pandai...

Assalamu alaikum wr wb.. 

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa: Rasulullah SAW bersabda:

"Wanita yang paling baik yaitu yang pandai mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil dan pandai mengurus harta suaminya yang sedikit (miskin)." (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)



Penjelasan:
Maksud Hadits di atas ialah perempuan yang pandai mengendarai unta adalah perempuan yang pandai mengurus keluarganya; dan perempuan yang paling baik adalah yang paling besar kasih sayangnya kepada anak-anak. Kasih sayang kepada anak kecil dapat ditunjukkan dengan perhatian besar kepada anak-anak, senang berkumpul dengan mereka, akrab bergurau dan bercanda dengan mereka, sabar menghadapi tingkah laku mereka dan gembira membimbing dan mengasuh mereka. Sifat semacam ini perlu ada pada calon istri dan calon ibu. Mereka kelak akan melahirkan anak-anak yang memerlukan kasih sayang dan cinta yang besar dari ibunya. Perempuan yang besar kasih sayangnya kepada anak-anak memudahkan pertumbuhan emosi anak-anak dan perkembangan kepribadiannya ke arah yang positif. Anak-anak semacam ini kemungkinan besar terbebas dari tekanan batin sehingga kelak menjadi orang dewasa yang sehat mental dan emosinya.
Seorang ayah yang memiliki anak-anak semacam ini akan mudah mendidik dan mengasuh mereka karena ibunya bisa membantu mendidik mereka dengan baik. Beban suami menjadi ringan karena istrinya mampu memikul tanggung jawab dengan baik dalam mengasuh anak-anaknya dengan penuh kasih sayang. Laki-laki yang bermaksud menikahi seorang perempuan, hendaklah memperhatikan sifat ini pada diri calon istrinya. Jika ternyata calon istri memiliki sifat semacam ini, laki-laki tersebut sangat beruntung.
Anak-anaknya kelak dapat dipastikan memperoleh asuhan, pemeliharaan, perlindungan dan bimbingan dari seseorang yang benar-benar bersedia
berkorban demi anak-anaknya yang dicintainya. Ia tidak akan mengeluh saat mengasuh dan menghadapi kenakalan anak-anaknya. Ia menghadapi kenakalan anaknya dengan perasaan ringan dan penuh kesabaran, sehingga anak-anaknya berkembang dengan penuh kebebasan dan keceriaan di rumah dan di lingkungannya. Hal ini sangat membantu suami untuk mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam memenuhi kebutuhan keluarga secara maksimal.
Untuk mengetahui seberapa jauh calon istri mempunyai kasih sayang kepada anak-anak dapat dilakukan pengamatan dan penyelidikan melalui cara-cara sebagai berikut:
  1. Mengamati pergaulannya dengan anak-anak apakah ia sabar bergaul dengan anak-anak atau tidak.
  2. Menanyakan kepada teman-teman dekatnya atau kepada kerabat dekatnya, atau kepada tetangga dekatnya atau kepada adik-adiknya apakah ia memiliki sifat tersebut atau tidak.
Karena anak-anak sangat membutuhkan ibu yang besar kasih sayangnya kepada mereka, setiap laki-laki yang hendak mengambil seorang perempuan sebagai istrinya hendaklah mengutamakan yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil. Istri semacam ini besar harapan dapat mendampinginya untuk membina rumah tangga yang penuh dengan suasana gembira, ceria dan bahagia.***

Saturday, May 14, 2011

Mulia di akhirat & Meraih Dunia dengan Ilmu


”Hidup bahagia,mati masuk syurga” yup,pasti setiap orang ingin seperti itu.Jadi apa yang dapat kita lakukan untuk mewujudkannya?
Allah Ta’ala telah mengajarkan sebuah doa dalam firmanNya:
”Wahai Rabb kami,berilah kami kebaikan di dunia, dan kebaikan di akhirat” (QS.Al-Baqarah : 201)
Al-Hasan rahimahullah (wafat th. 110 H) berkata, ”Yang dimaksud kebaikan dunia adalah ilmu dan ibadah, dan kebaikan akhirat adalah Syurga ”Sedangkan Ibnu Wahb (wafat th.197 H) rahimahullah berkata, ”Aku mendengar Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata ”Kebaikan di dunia adalah rizki yang baik dan ilmu, sedangkan kebaikan di akhirat adalah syurga”

Perhatikanlah bagaimana para ulama memegang ilmu sebagai sumber kebaikan di dunia,yang dengannya dapat diraih pula kebaikan di akhirat berupa syurga.Karena itu, hal utama yang harus kita lakukan untuk mewujudkan kebahagiaan di dunia dan akhirat adalah dengan terus menerus mengejar ilmu dengan mengikhlaskan niat karena Allah Ta’ala.Ilmu yang dimaksud adlah ilmu yang bermanfaat.
Imam Ibnu Rajab (wafat th.795 H) rahimahullah mengatakan bahwa ”Ilmu yang bermanfaat menunjukkan pada dua hal : Pertama,mengenal Allah Ta’ala dan segala pa yang menjadi hak-Nya berupa nama-nama yang indah, sifat-sifat yang mulia, dan perbuatan-perbuatan yang agung. Hal ini mengharuskaan adanya pengagungan, rasa takut,cinta,harap,dan tawakkal kepada Allah serta ridha terhadap takdir dan segala musibah yang Allah Ta’ala berikan.
Kedua, mengetahui segala apa yang dibenci dan dicintai Allah Azza wa Jalla dan menjauhi apa yang dibenci dan dimurkai olehNya berupa keyakinan, perbuatan yang lahir dan bathin. Hal ini emengharuskan orang yang mengetahuinya untukbersegera melakukan segala apa yang dicintai dan diridhoi oleh Allah Ta’ala dan menjauhi segala apa yang dibenci dan dimurkai-Nya. Apabila ilmu itu menghasilkan kedua hal ini bagi pemiliknya, maka inilah ilmu yang bermanfaat.
Kapan saja ilmu itu bermanfaat dan menancap dalam hati maka sungguh, hati itu akan tunduk dan meras patuh pada Allah Azza wa Jalla, jiwa merasa cukup dan puas dengan sedikit dari keuntungan dunia yang halal dan merasa kenyang dengannya sehingga hal itu menjadikannya qanaah dan zuhud di dunia.”
Rasululah Salallahu Allaihi Wasallam mendoakan orang-orang yang mendengarkan sabda beliau dan memahaminya dengan keindahan dan berserinya wajah. Beliau bersabda :
”Semoga Allah memberikan cahaya pada wajah orang yang mendengarkan sebuah hadist dari kami, lalu menghafalkannya dan menyampaikannya kepada orang lain. Banyak orang yang membawa fiqih namun dia tidak memahami. Dan banyak orang yang menerangkan fiqih pada orang yang lebih faham darinya. Ada tiga hal yang tidak dapat dpungkiri hati seorang muslim selama-lamanya: melakukan sesuatu dengan ikhlas karena Allah, menasehati ulul amri (penguasa) dan berpegang teguh pada jama’ah kaum muslimin,karena do’a mereka meliputi orang-orang ayng berada dibelakang mereka.”
Beliau bersabda,
”Barangsiapa yang keinginannya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan kekuatannya,menjadikan kekayaan di hatinya dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina. Namun barangsiapa yang niatnya mencari dunia, Allah akan mencerai-beraikan urusan dunianya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia mendapat dunia menurut apa yang tealah ditetapkan baginya.” (Hadist Shahih diriwayatkan oleh Ahmad (V/183),ad-Darimi(I/75),Ibnu Hibban (no 72,73-Mawarid),Ibnu’Abdil Barr dalam Jaami’Bayaanil’Ilmi wa Fadhlihi(I/175-176,no.184),lafazh hadist ini milik Imam Ahmad dari Abdurrahman bin Aban bin ’Utsman radhiyallahu’anhum)
Jadi, ayo semangat menuntut ilmu..!! supaya bahagia dunia dan akhirat, insyaAllah. Jangan lupa ikhlaskan niat pada Allah Subhanahu Wata’ala.
Israil bin Yunus (wafat th.160 H) rahimahullah mengatakan,
”Barangsiapa menuntut ilmu karena Allah Ta’ala, maka ia mulia dan bahagia di dunia.Dan barangsiapa menuntut ilmu bukan karena Allah, maka ia merugi di dunia dan akhirat.”
Dan diantara doa yang Rasulullah ucapkan adalah : ”Ya Allah, aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat,rizki yang halal, dan amal yang diterima.”
Wallahu’alam bishowab
Disarikan dari buku: Menuntut Ilmu Jalan Menuju Syurga, oleh Yazid bin Abdul Qadir Jawaz

Ummu Shalih, 82 tahun, Penghafal Al-Qur’an

Ummu Shalih, 82 tahun, Penghafal Al-Qur’an

Ummu Shalih. 82 tahun, mulai menghafal Al-Qur’an pada usianya yang ke-70. Tamasyanya ke taman hafalan Al-Qur’an, sungguh sangat menginspirasi. Cita-citanya yang tinggi, kesabaran, dan juga pengorbanannya patut kita teladani.
Inilah hasil wawancara dengan Ummu Shalih.
Motivasi apa yang mendorong Anda untuk menghafalkan Al-Qur’an pada umur yang setua ini?
Sebenarnya, cita-cita saya untuk menghafal Al-Qur’an sudah tumbuh sejak kecil. Kala itu ayah selalu mendoakanku agar menjadj hafizhah Al-Qur’an seperti beliau dan juga seperti kakak laki-lakiku. Dari hal itulah, aku mampu menghafal beberapa surat —kira-kira 3 juz.
Ketika usiaku menginjak 13 tahun, aku menikah. Tentu setelah itu aku tersibukkan dengan urusan rumah dan anak-anakku. Ketika aku dikaruniai 7 (tujuh) orang anak, suamiku wafat.   Karena ketujuh buah hatiku masih kecil-kecil, maka seluruh waktuku tersita untuk mengurusi dan mendidik mereka.
Nah, ketika mereka sudah dewasa dan berkeluarga, maka waktu ku pun kembali luang. Dan hal yang pertama kali aku tunaikan adalah mencurahkan tenaga dan waktuku untuk mewujudkan cita-cita agungku yang tertunda untuk menghafal Kitabullah Azza wa Jalla.
Bagaimana awal perjalanan Anda dalam menghafal?
Aku mulai menghafal kembali ketika putri bungsuku masih duduk di bangku Tsanawiyah (SMP).  Dia salah satu putriku yang paling dekat denganku, dan dia sangat mencintaiku.  Sebab kakak-kakak perempuannya telah menikah dan disibukkan dengan kehidupan baru mereka.  Sedangkan, dia (putri bungsuku) tinggal bersamaku. Dia sangat santun, jujur, dan mencintai kebaikan.
Putri bungsuku pun bercita-cita untuk menghafal Al-Qur’an—terlebih ketika ustadzahnya menyemangati dirinya. Dari sinilah, saya dan juga putri bungsuku menghafal Al-Qur’an, setiap hari 10 ayat.
Bagaimana metode yang Anda gunakan untuk menghafal?
Setiap hari, kami hanya menghafal 10 ayat saja. Pada ba’da Ashar, Kami selalu duduk bersama.   Putriku membaca ayat, kemudian aku menirukannya hingga 3 (tiga) kali.   Setelah itu putriku menerangkan makna dari ayat-ayat yang Kami baca. Lantas membaca kembali ayat-ayat tersebut hingga 3 (tiga) kali.
Keesokan harinya, sebelum berangkat ke sekolah putriku mengulangi ayat-ayat tersebut untukku. Tak cukup itu saja, saya pun menggunakan tape recorder untuk mendengar murattal Syaikh Al-Hushairi, dan aku mengulanginya hingga 3 (tiga) kali. Aku pun mendengar murattal tersebut pada sebagian besar waktuku.
Kami menetapkan hari Jum’at, khusus untuk mengulangi kembali ayat-ayat yang kami hafal selama satu pekan. Demikian seterusnya, saya dan putri bungsuku selalu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dengan cara tersebut.
Kapan Anda selesal menghafal seluruh Al-Qur’an?
Kira-.kira 4,5 tahun berjalan aku sudah hafal 12 Juz dengan cara yang telah saya sebutkan. Kemudian putriku pun menikah. Ketika suaminya mengetahui kebiasaan kami, dia pun mengontrak sebuah rumah yang dekat dengan rumahku untuk memberikan kesempatan kepadaku dan putriku untuk menyempurnakan hafalan kami.
Semoga Allah membalas kebaikan menantuku dengan kebaikan yang lebih baik. Dialah yang selalu menyemangati kami, bahkan terkadang dia menemani kami untuk menyimak hafalan kami, menafsirkan ayat-ayat yang kami baca, dan juga memberikan pelajaran-pelajaran berharga kepada kami.
Tiga tahun kemudian, putriku tersibukkan dengan urusan anak-anaknya dan pekerjaan rumahnya.   Sehingga tidak bisa melazimi kebiasaan yang telah kami jalani. Putriku pun merasa khawatir hafalanku menjadi terbengkalai. Maka, putriku pun mencarikan untukku seorang ustadzah agar dapat menemaniku menyempurnakan hafalanku.
Dengan taufik Allah Azza Wajalla aku pun telah purna menghafalkan seluruh Al-Qur’an.   Semangat putriku pun masih membara untuk menyusulku menjadi hafizhah Al-Qur’an. Bahkan,  tidak mengendur sedikit pun.
Cita-cita Anda sangat tinggi, dan Anda pun telah mewujudkannya. Siapakah sosok wanita di sekitar Anda yang selalu mendukung Anda?
Motivasi saya telah jelas dan terang. Putri-putriku, juga para menantu perempuanku pastinya selalu mendukungku. Walau hanya satu jam, kami sepakat untuk mengadakan pertemuan sepekan sekali. Dalam pertemuan itu kami menghafal beberapa surat, dan saling menyimak hafalan. Terkadang pertemuan itu pun macet. Tetapi kemudian mereka bersepakat kembali untuk bertemu. Saya yakin, niat mereka semua sangat baik.
Tak ketinggalan pula, cucu-cucu perempuanku yang selalu memberikan kaset-kaset murattal Al-Qur’an. Hingga aku pun selalu memberi mereka bermacam-macam hadiah.
Awalnya, tetangga-tetanggaku juga tidak simpatik dengan cita-citaku. Mereka selalu mengingatkanku betapa sulitnya menghafal di usia yang daya ingatnya telah lemah. Tetapi ketika mereka melihat kebulatan tekadku, akhirnya mereka pun berbalik mendukung dan menyemangatiku. Ada di antara tetanggaku yang juga ikut tersulut semangatnya untuk menghafal, dan sedikit demi sedikit hafalannya pun mulai bertambah.
Ketika tetangga-tetanggaku mengetahui bahwa aku telah purna menghafal seluruh Al-Qur’an, mereka pun sangat berbahagia. Hingga kulihat air mata bahagia menetes di pipi mereka.
Sekarang, apakah Anda merasa kesulitan untuk muraja’ah (mengulangi) hafalan?
Saya selalu mendengarkan murattal Al-Qur’an, dan menirukannya. Demikian juga ketika shalat, saya selalu membaca beberapa surat panjang. Terkadang pula saya meminta salah seorang putriku untuk menyimak hafalanku.
Di antara putra-putri Anda, adakah yang juga hafizh seperti Anda?
Tak ada satu pun dari mereka yang hafal keseluruhan Al-Qur’an. Tetapi, insya Allah mereka selalu berusaha mencapai cita-cita menjadi hafizh. Semoga Allah menyampaikan mereka pada hal tersebut dengan bimbingan-Nya.
Setelah hafal Al-Qur’an, tidak terpikirkan untuk menghafal hadits?
Saat ini, saya telah hafal 90 hadits, dan saya tetap berkeinginan untuk melanjutkannya, Insya Allah. Saya menghafalnya dengan mendengarkan dari kaset. Pada setiap akhir pekan, putriku membacakan untukku 3 (tiga) hadits. Sekarang, saya telah mencoba untuk menghafal hadits lebih banyak lagi.
Setelah kurang lebih 12 tahun Anda disibukkan dengan menghafal Al-Qur’an, perubahan apa yang Anda rasakan dalam kehidupan Anda?
Benar, saya merasakan perubahan yang mendasar dalam diri saya. Walau sebelum menghafal–untuk Allah segala pujian—saya selalu menjaga diri untuk senantiasa dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Setelah disibukkan dengan menghafalkan Al-Qur’an, justru saya merasakan kelapangan hati yang tak terkira, dan sirnalah seluruh kecemasan dalam diriku. Saya pun tidak pernah menyangka akan terbebas dari perasaan khawatir terhadap urusan-urusan yang menimpa anak-anakku.
Moral dan spiritku benar-benar terangkat. Hingga aku pun rela berpayah-payah untuk mewujudkan kerinduanku dalam mewujudkan cita-citaku. Inilah nikmat terbesar yang diberikan oleh Sang Khaliq Azza Wajalla kepadaku sebagai wanita tua, suami pun telah tiada, dan juga anak-anaknya pun mulai berkeluarga.
Di saat wanita lanjut usia lainnya terjebak dalam angan-angan dan lamunan. Tetapi aku —segala puji hanya untuk Allah— tidak merasakan hal yang demikian. Saya benar-benar tersibukkan dengan urusan besar yang memiliki faedah di dunia dan akhirat.
Ketika itu, apakah Anda tidak berpikir untuk mendaftarkan diri pada sebuah pesantren penghafal Al-Qur’an?
Pernah beberapa wanita yang mengusulkan kepadaku, tapi saya adalah wanita yang terbiasa untuk berdiam diri di dalam rumah dan jarang sekali keluar rumah. Alhamdulillah, karena putriku telah mencukupi segalanya dan membantuku dalam segala urusan. Sungguh, putriku benar-benar tidak ada duanya. Aku pun telah banyak mengambil pelajaran darinya.
Apa yang terkesan dalam diri Anda tentang putri bungsu Anda yang telah membimbing dan mendampingi Anda?
Putri bungsuku telah memberikan pelajaran mengagumkan dalam kebaikan dan kedermawanan yang keduanya sulit ditemui pada zaman sekarang. Terlebih dia mendampingiku menghafal Al-Qur’an pada usia ABG. Padahal,usia ini adalah usia labil yang mudah terombang-ambing dan tergoda dengan keadaan yang menjerumuskan.
Tidak seperti umumnya teman-teman seusianya, putriku memaksakan diri untuk meluangkan waktunya untuk mendampingiku. Dia pun mengajari dan mendampinqiku dengan tekun, sabar, dan penuh kelembutan. Suaminya pun demikian —semoga Allah senantiasa menjaganya, selalu menolong dan telah memberikan bantuan yang begitu banyak. Semoga Allah Azza wa Jalla mengaruniakan kepada mereka berdua dan menyejukkan pandangan mata mereka dengan anak-anak yang shalih.
Apa saran Anda kepada wanita yang telah lanjut usia, dan menginginkan untuk dapat menghafalkan Al-Qur’an, tetapi terhalang oleh rasa khawatir dan merasa tidak mampu untuk melaksanakannya?
Saya katakan, “Jangan berputus asa terhadap cita-cita yang benar. Teguhkanlah keinginanmu, bulatkan tekadmu, dan berdoalah kepada Allah di setiap waktu. Kemudian, mulailah sekarang juga. Setelah umurmu berlalu dan kau curahkan seluruhnya untuk memenuhi tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, mendidik anak, dan mengurus suami. Maka sekarang saatnyalah Anda memanjakan diri. Bukan berarti kemudian memperbanyak keluar rumah, memuaskan diri dengan tidur, bermewah-mewah, dan banyak beristirahat. Tetapi memanjakan diri dengan amal shalih.  Hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita memohon khusnul khatimah.
Nasihat Anda terhadap para remaja?
Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Nikmat Allah berupa kesehatan, dan banyaknya waktu luangmu, maksimalkanlah untuk menghafal kitab Allah Azza Wa Jalla. Inilah cahaya yang akan menyinari hatimu, hidupmu, dan kuburmu setelah engkau mati.
Jika kalian masih memiliki ibu, bersungguh-sungguhlah dalam membimbingnya menuju ketaatan kepada Allah. Demi Allah, tidak ada nikmat yang lebih dicintai seorang ibu kecuali seorang anak shalih yang mau menolongnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Azza Wa Jalla.
(diterjemahkan dari quraan-sunna.com)

== disalin dari buku:
HAFAL AL-QUR’AN TANPA NYANTRI
penyusun: Abdud Daim Al Kahil.
penerbit: Pustaka Arafah
Cet I, Maret 2010, halaman 129-137

Thursday, May 12, 2011

indahnya kegagalan :)

Frank Slazak mempunyai mimpi terbang keluar angkasa. Angan-angan ini agaknya akan sulit karena ia tidak memiliki apa yang dibutuhkan. Ia tidak memiliki gelar, dan bahkan dia juga bukan seorang pilot.

Namun, suatu saat, tanpa disangka-sangka, dari pusat di Gedung putih mengumumkan untuk mencari warga biasa yang berprofesi sebagai guru agar ikut dalam penerbangan pesawat ulang-alik. Gayung bersambut, kebetulan sekali Frank adalah warga biasa dan seorang guru. Cring!!!! Maka Hari itu juga ia mengirimkan surat lamaran ke Washington.

Dengan perasaan penuh harap, frank hampir Setiap hari melongok ke kotak pos yang ada di ddepan rumahnya, sampai akhirnya amplop resmi berlogo NASA datang. Yeeeaaaa! Sorak frank dengan gembiranya.
Doanya terkabulkan lagi! Ia lolos di penyisihan pertama. Selama beberapa minggu berikutnya, perwujudan impiannya semakin dekat. Dan Frank menerima panggilan untuk mengikuti program latihan astronot khusus di Kennedy Space Center.

Bayangkan Dari 43.000 pelamar, kemudian 10.000 orang, dan kini ia menjadi bagian dari 100 orang yang berkumpul untuk penilaian akhir. Siapakah di antara kami yang bisa melewati ujian akhir ini? “gumam frank dalam hati” Tuhan, biarlah diriku yang terpilih!

Lalu tibalah berita yang menghancurkan itu. NASA akhirnya memilih seorang guru perempuan untuk terbang dengan pesawat ulang alik. Impian hidupnya hancur. Ia mengalami depresi yang luarbiasa. Rasa percaya pun lenyap, dan amarah menggantikan kebahagiaan.

Selasa, 28 Januari 1986, Frank pergi melihat peluncuran Challanger. Saat pesawat itu melewati menara landasan pacu, ia menantang impiannya untuk terakhir kali.
"Tuhan, aku bersedia melakukan apa saja agar berada di dalam pesawat itu. Kenapa bukan aku?" doa Salazak.

Pesawat pun akhirnya meluncur ke angkasa. Perasaannya hancur berkeping-keping. Namun, Tujuh puluh tiga detik kemudian, akhirnya Tuhan menjawab semua pertanyaannya dan menghapus semua keraguan pada saat pesawat Challanger meledak, dan menewaskan semua penumpangnya.

Sahabat, sebuah proses, bukanlah kegagalan. Selalu ada kebaikan disetiap kejadian, yaitu hikmah.
"Kegagalan bukan berarti Tuhan sudah meninggalkan Anda. Dia mempunyai rencana yang lebih baik."Dr. Robert Schuller

"Jika suatu hal gagal meskipun telah direncanakan dengan hati-hati, diatur dengan hati-hati, dan dilaksanakan dengan kesadaran penuh, kegagalan itu seringkali memperlihatkan sesuatu yang tidak terlihat, yaitu kesempatan."Peter Drucker’

Banyak orang yang mengalami kegagalan hidup adalah orang-orang yang tidak menyadari betapa dekat dirinya dengan kesuksesan ketika mereka menyerah. “Thomas Edison”

Wednesday, May 11, 2011

farewell and thanks to "KK"

hii, welcome back to my new post..
this time i want to talk about Krisnha Kant a.k.a KK

who is kk?
and why we talk about him?
actually, the answer is very simple...
we're talking about kk now, because he  had leaved we all in gunung batu..and back to India to met his family, wife and his little handsome son...oo :')

oohhh...
i can't believe that until now...
but, its reality, he have to leave a billion memories in sorowako with us and the other people who ever recognized him...
:)

KK is one of the indian citizens in gunung batu.
first i meet him, i think he is a serious man, hard worker, and so many more...

and i interested to work with him after kenny ask me about where i want to join in testing module?
and i answered, in finance with KK,
altaough actually, i don't really know what kk said to us if he's speake in english but, i think it's my chance to learning by doing...:)
practice english...

KK, krisna kant, he is one of the funny person in gunung batu beside kenny, of course with something different, with his style, with indian dialeg. acha acha... 

u know so many people in this project bcause u are very friendly..u are kindly and so funny...
sometimes, u always made the joke and made us all laughing...
and ur laughh...oooh.... i can't imagine that..! u can make my friend ilfeel to see u..heheheh...but it can always made us so missing u...

KK..
I And all coops unhas in gunung batu were very happy to see u, to recognize u, to be ur friend, and learn so many thing about india by you...
we never regret having known you.

the  Our last meeting at the badminton court, play badminton together (altough u play not too well.heheh), and you come to our house, acquainted with all. and over again to make expense that makes the whole house laughing, so praise our house is clean, very large, and many people live there..

hopefully, it's not the last we meet with u, and one day we would meet again in the other chance, the other place and the other time...
maybe in india :)
and we could cook together, u cook indian food for us (because u are the master cheef, hehehe), and we cook indonesian food for you...
it's our promise before u leave us..ooo...:')

and hopefully too, our farewell party with playing badminton together and drink ice tea could make a little impression for you..
at least u could remember us in here...coops unhas-onevale PTI.

thanks for all,
goodbye KK,
safe return to your home..and warm regards for your family there..

we make sure that all the coops love u too... :)

Love,
-nay-

Semangkok Bakmi Panas


Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan

semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu

“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. “Ada apa nona?”
Tanya si pemilik kedai.

“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”

“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu.

Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”

Ana, terhenyak mendengar hal tsb. “Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”.

Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.

*Bagaimanapun kita tak boleh melupakan jasa orang tua kita. seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja. akan tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah yang paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir. lalun pertanyaanya, apakah kita mau menghargai pengorbanan tanpa syarat dari orang tua kita?*

haii anak-anak taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah hadiah terindah yang ALLAH berikan..



Love,
-nay-

Renungan



Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi
betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid

Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saatterakhir untuk event yangmenyenangkan.

Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.

Betapa setiap orang ingin masuk surga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Renungkanlah kawan ! :)

Saturday, May 7, 2011

selalu di hati :)

tak cukup untuk kita menghitung..
seberapa besar hati kita menyatu...
dalam sebuah persahabatan yang disatukan oleh pena..

melebur bak tinta permadani.

titik titik hitam dalam lembaran kertas putih..
pertemuan dengan balutan tawa..
hamburan kertas berwarna di setiap sisi..

menandakan bahwa kita masih bersama..

adapun sesal terselip,
resah tak berujung,

hanya sekedar ujian sesaat.
semua tlah termakan waktu.

5 tahun sudah.

semua seakan biasa-biasa saja..

namun tawa itu masih ada,
dibalik tirai tulisan-tulisan indah yang tercipta.
dibalik semngat yang tak pernah pudar.

suatu harii..
akan ada satu kenangan tak terlupa.
dalm goresan tinta emas, dalam balutan persaudaraan, dalam lingkaran kekeluargaan..
dalam semangat mengejar deadline..

selamat ulang tahun NEO ELECTRICAL MEDIA :)
kau kan slalu di hati...


Love,
-nay-

Thursday, May 5, 2011

Ibu penjual nasi

Di suatu pinggiran kota, Seorang wanita tua yang betubuh gemuk, yang dengan murahnya menebar senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk sembari buru-buru menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi menggerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Mereka makan dengan lahapnya. Tentu Bagi mereka menu dan rasa bukan jadi soal. Yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah dan bisa menghentikan jeritan perut yang sudah tak sabar ingin di isi.

Hampir-hampir mustahil ada orang yang jualan dengan menawarkan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya? “Tanya seorang lelaki”. Dan Wanita itu hanya terkekeh menjawab, “hehehe.. Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun” ujarnya merendah. Tapi bukankah ia bisa menaikkan harga sedikit? Sekali lagi ia terkekeh. “hehehe.. Lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?” katanya sambil menunjukkan para lelaki yang masih saja asik dengan santapan di depan matanya.

Ah! Betapa cantiknya,”gumam lelaki itu”, bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah pekerjaan. Hanya Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua di atas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam hidup ini: menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama. Baik itu untuk keluarga, karyawan, atau orang-orang yang kita cintai.

Ohh betapa indah nya hidup dalam berbuat baik. :)
 *cerita ini mengingatkankan saya pada sosok sederhana, baik hati luar biasa pada setiap orang yang tiada tandingannya, yang juga 'penjual nasi' di level yang sedikit agak tinggi. Di kampus politeknik negeri ujung pandang. IBU saya :)

I miss you so much...:D

Love,
-nay-
There was an error in this gadget

-Blog Of Friendship-

Photobucket

Followers