Monday, April 15, 2013

When the Story Begins…



Lima bulan yang lalu..

Aku tak tahu harus memulai dari mana, walaupun sesungguhnya aku sudah menuliskannya di sini --> (www.naysyafaat.com) (/.\) Aku tak penah lupa bagaimana pertama kali aku bertemu dengan sosok yang menjadi teman tidurku saat ini, iyah, aku sangat ingat pertama kali kami bertemu, bukan pada saat pertama kali mata kami saling bertatapan, bukan juga pada saat pertama kali aku melihat sosoknya yang tinggi besar dan dia melihat sosokku yang imut-imut manis ini |_o). Pertama kali aku bertemu dengannya tepatnya Lima Bulan Yang Lalu , bulan November 2012 dalam dunia maya. Seorang yang baik budi pekerti dan akhlaknya mempertemukan kami yang sebelumnya tak pernah bertemu sama sekali. Jujur, aku sangaaat tidaaaaaak mengenalnya. Ia dimana, aku dimana, ia siapa dan aku siapa, ia seperti apa dan aku seperti apa adalah deretan pertanyaan yang harus kucari sesegera mungkin jawabannya. Sosok yang kuanggap seorang kakak shalihah ternyata sedari beberapa bulan sebelumnya tlah men-jodoh-jodoh-kan ku dengannya. Katanya kami cocok. Itu saja. Hahah… it’s so simple answer yang akan menimbulkan banyak sekali pertanyaan dikepala…ohh..kakakku sayang, aku mencintaimu karena Allah :*

Singkat cerita, email biodata suamiku, pertama kali masuk di inbox emailku pada tanggal 12 November 2012. Aduhaii lihatlah bagaimana ekspresi dan perasaanku pada saat petama kali bertatapan dengan laptop saat itu (cek this out again à naysyafaat.com/kisahkami) . Sangat tak tak bisa dideskripsikan (-.-“), keringat dingin bercucuran deras, dan butuh waktu nyaris stengah jam aku didepan siorens lappy ku sebelum menekan tombol click pada email yang bersangkutan. Dan walhasil, setelah menerawang keseluruhan isi email tersebut, keringat dinginku semakin menjadi… Who’s him? Ooh Yaa Rabb, aku tak mengenalnya ! dan kenapa mataku pertama kali tertuju pada kalimat :

Tinggi/Berat badan : (disensor atas dasar privasi. Xixi :p *pembenaran*)

That’s just intermeso, walaupun pada kenyataannya memang benar. Hahah.. aku kalah jauh tingginya. Apalagi beratnya. Hhi (maaf yah suamiku sayang :p). Dan tidak Cuma itu saja, Latar belakang kami benar-benar bagai langit dan bumi. Background aku dari Teknik, dia dari Kedokteran Gigi. Dia pecinta alam yang sangat sering naik gunung, sedang aku anak rumahan yang gak boleh pulang malam dan nginap diluar. Aku saudara perempuan satu-satunya, dia saudara laki-laki satu-satunya. Dan masih banyak lagi perbedaan diantara kami berdua, nah ! pertanyaannya, lalu mengapa  kami bisa saling mencinta? *ouuuuhh*  (/.\)

Ada dua pilihan ketika bertemu cinta
Jatuh cinta dan bangun cinta
Padamu, aku memilih yang kedua
Agar cinta kita menjadi istana

Dan Maha Besar Allah atas segala kuasanya, pertemuan pertama aku dan suamiku di dunia maya yang tak ia ketahui  kala itu membawa kami melanjutkan prosesi ta’aruf kami. Tentunya disepanjang istikharah dan doa restu keluarga. :’)

Setelah pertemuan pertamaku dengannya di dunia maya menuai respon positif, barulah kami dipertemukan di dunia sesungguhnya. Aku memang bukan makhluk planet luar angkasa, tetapi waktu itu 5 desember 2012, ragaku sangat ingin terbang ke luar angkasa. Aku tak sanggup bertemu dengan jodohku untuk pertama kalinya. Rasanyaa hmmf, coba saja tanyakan  ke kakak yang menjodoh-jodoh-kanku dengannya? Bagaimana aku mencubit-i tubuhnya sepanjang jalan menemaniku menuju tempat kejadian perkara sore itu. Ooh Uztadzah, maafkan aku.. :p *ketawa jahat :p*

Dan pertemuan pertama ku dengan nya saat itu yang hanya berlangsung kurang lebih 30 menit dirumah seorang uztadzah ternyata belum menjawab seluruh pertanyaan yang berkecamuk di kepalaku. Dan sesi ta’aruf pun terus berlangsung, ada lagi kejadian aneh bin unyu selama proses ta’aruf kami, suatu ketika, aku, ibu dan adikku diajak untuk mengikuti seminar bisnis travel haji umroh yang ia geluti sekarang disebuah hotel di makassar, saat itu suamiku yang menjadi salah satu pembicaranya, entah mengapa saat itu perasaanku rada-rada aneh saja. Dan ternyata benar, keanehan itu terjawab ketika salah seorang maestro, pembicara utama dalam seminar tersebut kemudian, memperkenalkanku ke seluruh hadirin(at) yang hadir di tempat itu. Oalaaahhh..mimpi apa aku semalam. Belum jadi istrinya beneran udah dikenalin ke hampir 100 orang yg ada dalam ruangan itu, gimana klo udah jadi istri yah? Haha...

Dan masih ada banyak skali kejadian Unyu’ lainnya yang terjadi disepanjang perjalanan taaruf kami selama kurang dari dua bulan, hingga akhirnya aku dilamar secara resmi, perjalanan kami begitu mulus, alhamdulillah Allah senantiasa menolong hambanya yang berniat baik dan aku betul-betul di buat takjub dengan rencanaNya yang begitu sempurna, hingga akhirnya tibalah masa itu, 24 februari 2013..



Kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta
Ikatan nan agung sempurna sebagian agama
Allah telah menghalalkanmumenjadi pendamping bagiku
Dan kau pun tlah mengikhlakanku menjadi pendampingmu
-NUANSA : Mahligai Cinta-

Aku dan Suamiku : Kami hari ini

Perkenalkan ! aku seorang istri. Istri dari seorang drg. Muhammad syafaat. Suamiku memanggilku dengan sebutan, ‘Dik’ ,  ‘Sayang’ , ‘Cinta’ dan ‘Cantik’ . Banyak bukan? Ini masih sebahagian saja panggilan cintanya padaku, ada banyak lagi panggilan lainnya yang terkadang membuatku sampai bingung menghafalkannya. (-.-“) dan kelak ketika kami nanti dikaruniai buah hati pertama dari pernikahan kami, aku ingin, dia memanggilku ‘Ummi’ :’)


Kami baru saja menikah, yap kami masih berstatus ‘botting paru’ alias ‘Pengantin baru’ , pernikahan kami baru memasuki usianya yang sebulan lebih beberapa hari. Aku menikah diusia yang masih tergolong cukup muda yaitu 22 tahun, sedangkan suamiku berusia 27 tahun. Banyak yang bilang perbedaan usia kami cukup ideal untuk sepasang suami istri, walaupun menurutku usia tak menjadi tolak ukur kebahagiaan seseorang. *nah, bener nggak?. Yang ajaibnya, ternyata diusia kami yang sekarang pun yang justru diluar sana orang-orang masih banyak yang betah nge-jomblo dan nge-single masih sering terlontar dari mulut kami, “Kalo tau kayak gini, kok baru sekarang yah nikahnya xixi :p” . ternyata emang bener kata Uzt. Salim A Fillah, klo berpacaran setelah nikah itu mantapnya subhanallah banget. Kita mau ngapa2in juga gak papa, toh itung-itungannya PAHALA semua, gak perlu bertakut-takut ria “Ber-GHODUL-BASHAR” bersama suami, gak perlu sungkan pegangan tangan, atau gak ada alasan sama skali untuk malu melingkarkan tangan 360derajat ke pinggang suami ketika dibonceng motor :’).



Back to the topic. Saat ini, aku masih setia dan sungguh menyenangi profesi baruku sebagai IBU Rumah Tangga tentunya sambil menggeluti bisnis baru bersama sang suami tercinta. Rencana melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana sepertinya harus kutunda dulu setahun kedepan, alasannya sederhana, aku telat daftarnya L #curhat. Aku juga tak bekerja, jadi, aktifitasku sehari hari praktis hanya di rumah, melakoni profesi baru ibu rumah tangga dan seorang istri, menemani suami syiar kemana-mana (kalo yang ini paling demen deh, bisa kompakan gitu sama suami,  suami yang jadi pembicara, aku dah MC nya. Mantap kan?), selain itu, tentunya tak lupa sebagahagian waktuku kuhabiskan untuk terus menebar kebaikan dimana-mana, menimba ilmu sebanyak-banyaknya, menjalankan agenda dakwah yang menjadi salah satu visi-misi kami sebelum nikah dan menyalurkan hobi menulisku di waktu senggang. Dan sisanya? aku habiskan buat pacaran dengan suamiku tentunya, hihi :P. Menyenangkan sekali bukan?
           
Dan kuperkenalkan suamiku, Aku lebih sering memanggilnya dengan sebutan ‘sayang’ dan ‘cinta’ jika bercerita pada orang, aku  menyebutnya ‘abangku’, ‘kandaku’, ‘pacarku’. Tapi aku tetap berharap setahun kemudian InsyaAllah aku telah memanggilnya dengan sebutan spesial ‘Abi’.  Seorang pemuda romantis yang kini tlah berstatus suami seorang Nur Awaliah Yusran.

Suamiku sosok pria yang sederhana. Tapi ia betul betul luar biasa. seorang dokter gigi yang kini sedang merintis klinik bersama teman-teman di makassar, pria yang paling santun dan penyayang  yang pernah kutemui, makhluk paling GOKIL Seantero jagad raya, pencipta lagu paling handal (apalagi lagu malaysia), SEFT-ER PROFESIONAL, seorang hypnotist dan hypnoterapist yang selalu berhasil membuatku memasuki alam bawah sadar. Profesional LIP-Sing, Pria paaaaaling Romantis, rendah hati dan senang berbagi, Pembelajar dan pembaca akut serta manusia paling POSITIV yang ada di muka bumi ini. Spesialis  ucapan “MAAFKANka’” dan “Terimakasih sayang” . Oh yah satu lagi, suamiku paling suka kalo aku nyeletuk bilang ‘Peraih Reward TERMUDA dan TERCEPAT’ *nah !

Itulah beliau dengan se-abrek keluar-biasaannya. Hari-harinya ia isi dengan bekerja sambil berdakwah, syiar kemana-mana sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai seorang suami.  Jam kerja tak menentu, tapi sibuknya bukan main. That’s a simple life. Ia menikmatinya, akupun seperti itu, toh kami berjuang bersama dan menikmatinya bersama. (Ia kan sayang?)

And that’s we are.  Berkomitmen membentuk tim solid yang diresmikan oleh institusi bernama pernikahan. Kami bahagia menikah karena ternyata menikah itu memang benar-benar menyenangkan. Bukan menakutkan apalagi menyakitkan. Semua yang kami lakukan dilipatgandakan pahalanya, gimana gak senang coba? Bisa dibayangkan bagaimana serunya kami menyempurnakan ‘separuh’ lagi agama kami bersama, menyatukan visi misi kami untuk membangun keluarga Qur’ani,re-manage our  life mapping (tentunya sebelum dan setelah menikah ada perubahan bukan?) and i’m not alone anymore, ada cintaku menemani. Hmmf, Rasanya, sesuatu :’).

Dan sebagai penutup, aku persembahkan sebuah puisi kecil buat yang terkasih suamiku...




Pacaran kita, Meniup Kuncup Cinta...

Bagi mereka yang mengupayakan cinta
Hanya ada iklim hangat dan iklim sejuk
Meski ada goa aurora dan pelangi khatulistiwa

Bagi mereka yang mengupayakan cinta
Setiap musim membagi cindera mata
Kristal salju, kuntum bunga, pasir pantai serasa hangat
Juga payung dan layang-layang

Bagi mereka yang mengupayakan cinta ditiap cuaca
Cerah berbagi harapan, awan bersulam rahmat,
Hujan menyanyi rejeki, badai mengeratkan peluk,
Dan tiba-tiba surga mengetuk pintu rumah

-Bahagianya Merayakan Cinta-

Gimana, tertarik mengikuti jejak kami? nikah yuk :’)

Bumi Allah, Makassar
Yang sedang rindu ditinggal suami :'(
15 April 2013                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

29 comments:

  1. Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a baina kumaa fii khair, awhaaaa chaaan ^^ Masya Allah~ Sekarang awha sudah paham dan memiliki sosok yang bisa memahamkan awha tentang hal kecil yang disebut: c.i.n.t.a :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin :')
      jazakillah khoiran kk maya-chan ku sayang :*
      iah, alhamdulillah kak..
      semua sudah jelas sekarang.
      cinta datang ketika tiba saatnya ia menyapa.
      dan iaa begitu indah..
      dan ia penuh barokah..
      jika cinta datang pada waktu yang tepat dalam mahligai pernikahan :')

      smoga putri cahaya segera menemukan pangeran berkuda putihnya juga yah..:')

      Delete
  2. first..awa gw suka blognyaa..ga bikin sakit mata :) betah gw bacanya , apalagi isi postnya #ehm :v

    barakallah awa..semoga sakinah mawaddah dan selalu di limpahi rahmat Alloh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. finally kak...
      hehe... tau nggak aku ubah template nya demi kakak loh...
      *awas besar kepala...

      heheh...
      emang udah lama pengen ganti suasana, tapi belum nemu waktu yang tepat.hihi *pembenaran*

      aamiin yaa Rabb :')
      dan semoga keberkahan juga senantiasa melimpahi mu kak...
      cpat2 nyusul donk..

      Delete
  3. Subhanallah awa,.. tetep keren setelah membina rumah tangga,..
    salam buat suami tercinta.. semoga Allah senantiasa menjaga kalian hingga jannah-Nya.. aamiin... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihih...
      syukron kaka ku sayang :*
      iah donk harus tambah keren after married..
      hihi..
      *gak mau kalah sama ibu yang satu ini*

      iyah, salamnya aku sampaikan, salam juga buat keluarga kecilnya kak...miss u...:*
      (kayak udah pernah ketemu aja :p)

      aamiin :')

      Delete
  4. Subhanallah,, Awa,, selamat yah dek...
    Semoga awet sampai akhir hayat.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasi kak sari ku sayang :)
      aamiiin dah buat doa2nya.. moga kak sari juga lekas menemukan tambatan hatinya...

      Delete
  5. Masya Allah mengharu biru.,
    Pujian terus.. heheh..

    aku suka kata2
    Ada dua pilihan ketika bertemu cinta
    Jatuh cinta dan bangun cinta
    Padamu, aku memilih yang kedua
    Agar cinta kita menjadi istana

    kalimat terkahir menohok uy,, trus nikah yuk? hehe... menjeda sebuah tanda tanya dulu. (berharap kalian kekal di akhirat aamiin)

    merinding bacanya alias senyam-senyum semoga saya bisa secepatnya aamiin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi..
      bukannya udah nikah ukh?

      *ciyus ini nanyanya?*
      atauuu akunya yang salah orang? *tepokjidat*
      (/.|)

      aamiin yaa Rabb :')

      Delete
  6. itu kata2nya dijadiin cover novel kayaknya cetar membahana deh Awa. saya suka sekali. penulis yg cermat like.....

    pa kabar?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kata-kata yang mana? yang "nikah yuk?" :p
      *kabuuur*

      Delete
  7. ciee..ciee.. pengantin baru, barokallah ya, semoga jd keluarga sakinah mawaddah wa rohmah, saling menjaga sampai akhir hayat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi...
      iyah kak. aamiin yaa Rabb, sama sama kakak. smoga langgeng juga buat kita sampai ke jannahNya :')

      Delete
  8. Barakallah ya Kak Awa,,
    Seneng bacanya,,
    ^^

    Salam kenal dari Batam

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih sayang, alhamdulillah klo seneng dan pengen, #eh :')
      salam kenal juga dari makassar cantik :)

      Delete
  9. Barokawlloh semoga langgeng sampai akhir hayat yah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin :D
      Makasih yah doianya, doa yabg sama buat irfan :)

      Delete
  10. Kunjungan pertama kemari langsung klik dengan rangkain kalimatnya.
    Selamat ya. Barakallah.

    Salam kenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang mana mba??
      hhi. aamiin yaa Rabb :')
      salam kenal kembali..

      Delete
    2. mba niken, aku panggil bunda yah..heheh
      ternyata blognya bnyak yah, aku sukaa tulisan tulisannya bunda :)
      all about family..
      and i like it.

      Delete
  11. dada saya bergemuruh baca tulisan ini kaka... hehe, ngga tau kenapa antara iri dan ingin menikah,, hahaha/....

    untungnya saya juga tipe pacaran setelah menikah, jadi sekarang sabar2 aja... haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah dek, saba saba aja dlu yah.
      klo udah siap lahir batin, di segeahin sana..
      nikah muda enak loh. #eh :')

      Delete
  12. Asikkk... Menarik meamng kisah N tulisannya..
    Saya suka ini...

    Semoga cepat di panggil UMI ....

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih kak...
      aamiin yaa Rabb :')
      smoga doa nya di aamiin-kan malaikat.
      dan dikabulkan Allah...

      Delete
  13. semoga semua kebahagiaan yang kamu dapet di awal ini bisa terus kamu rasakan sampai akhir nanti. menjadi selalu bahagia dan selalu bahagia....

    amin....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin mas :D
      makasih banyak doanya.
      doa yang sama buat mas ridwan. hhi..
      udah menemukan bidadarinya blom?

      Delete
  14. sesuatu baget,,,jd pengen lekas nikah :')

    ReplyDelete

There was an error in this gadget

-Blog Of Friendship-

Photobucket

Followers